Ringkasan Berita:
- Ada empat kejuaraan bulu tangkis internasional pada Mei 2026 yang merupakan bagian dari tur Asia.
- Jadwal dimulai dengan Thailand Open 2026 dan China Masters 2026 yang diselenggarakan bersamaan pada tanggal 12 hingga 17 Mei
- Berikut adalah beberapa variasi dari teks tersebut: 1. Berikutnya, tersedia Malaysia Masters 2026 yang berlangsung pada tanggal 19 hingga 24 Mei, diikuti oleh Singapore Open 2026 yang akan digelar dari 26 hingga 31 Mei. 2. Setelah itu, ada ajang Malaysia Masters 2026 yang berlangsung antara 19 hingga 24 Mei dan ditutup oleh Singapore Open 2026 pada periode 26 hingga 31 Mei. 3. Selanjutnya, Malaysia Masters 2026 diadakan pada 19-24 Mei dan dilanjutkan dengan Singapore Open 2026 yang berlangsung dari 26 hingga 31 Mei. 4. Kegiatan berikutnya adalah Malaysia Masters 2026 yang berlangsung pada tanggal 19 sampai 24 Mei, diakhiri oleh Singapore Open 2026 yang diselenggarakan pada 26 hingga 31 Mei. 5. Setelah itu, Malaysia Masters 2026 akan dihelat pada 19-24 Mei dan ditutup oleh Singapore Open 2026 yang berlangsung dari 26 hingga 31 Mei.
Ada empat acara bulu tangkis tingkat internasional yang akan diselenggarakan pada Mei 2026.
Perwakilan Indonesia berusaha memenuhi target dalam tur Asia. Dimulai dari Thailand Open 2026 yang akan dihelat di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand, pada 12-17 Mei.
Turnamen dengan kelas BWF World Tour Super 500 ini diperkirakan akan menampilkan persaingan yang sengit. Beberapa atlet terbaik dunia siap berlaga untuk memperebutkan poin peringkat dunia serta gelar juara.
Pada Thailand Open 2026, Indonesia mengirimkan 18 wakil terbaiknya, termasuk Anthony Sinisuka Ginting hingga comeback Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Saat penyelenggaraan Thailand Open 2026, Baoji China Masters 2026 akan berlangsung di Baoji City Gymnasium, Tiongkok, pada tanggal 12 hingga 17 Mei.
Turnamen Baoji China Masters 2026 termasuk dalam kategori BWF Super 100, yang berarti tingkatnya lebih rendah dibandingkan Thailand Open 2026.
Meskipun tidak tergolong sangat prestisius, Indonesia tetap mengirimkan atlet terbaiknya. Sebanyak 13 pemain siap tampil, termasuk Ester Nurumi Tri Wardoyo yang sebelumnya membawa tim beregu putri Indonesia meraih medali perunggu Uber Cup 2026.
Setelah Thailand Open 2026 dan Baoji China Masters 2026, jadwal bulu tangkis berikutnya akan dihelat di Malaysia Masters 2026.
Turnamen Malaysia Masters 2026 yang termasuk dalam kategori BWF World Tour Super 500 akan diselenggarakan di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pada tanggal 19 hingga 24 Mei mendatang.
Indonesia akan mengirimkan 19 perwakilan, termasuk Jonatan Christie serta Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
Agenda bulan Mei dalam badminton ditutup oleh Singapore Open 2026 yang termasuk dalam kategori BWF World Tour Super 750.
Turnamen Singapore Open 2026 akan diadakan di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Singapura, pada tanggal 26 hingga 31 Mei.
Hanya sembilan perwakilan yang tergabung dalam tim Merah Putih, mulai dari Putri Kusuma Wardani hingga Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
4 Jadwal Badminton Mei 2026
12-17 Mei: Kejuaraan Thailand 2026 (BWF World Tour Super 500)
12-17 Mei: Kejuaraan China 2026 (Tur BWF Super 100)
19-24 Mei: Kejuaraan Malaysia 2026 (Tur BWF Super 500)
26 hingga 31 Mei: Singapore Open 2026 (BWF World Tour Super 750)
Masih Menanti Gelar
Di Indonesia saat ini masih sangat membutuhkan gelar juara.
Apalagi sebelumnya, Indonesia mencatatkan masa lalu yang gelap dalam kejuaraan bulu tangkis beregu putra Thomas Cup 2026.
Pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia tidak berhasil melanjutkan ke babak perempat final.
Kemudian dalam ajang BWF World Tour, hingga saat ini Indonesia hanya meraih lima gelar juara.
Pertama, terdapat gelar BWF World Tour Super 500 yang berhasil diraih oleh Alwi Farhan dalam kejuaraan Indonesia Masters 2026.
Selanjutnya, empat gelar lainnya berhasil dimenangkan oleh Moh. Zaki Ubaidillah, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Amallia Cahaya Pratiwi Siti Fadia Silva Ramadhanti, serta Adnan Maulana Indah Cahya Sari Jamil dalam Thailand Masters 2026 yang merupakan kompetisi BWF World Tour Super 300.
Ya, Indonesia pada kenyataannya masih belum memiliki gelar di tingkat BWF World Tour Super 1000 dan Super 750.
Di tengah kompetisi yang semakin sengit, perwakilan Indonesia diharapkan segera bangkit dan mampu menunjukkan kinerja terbaiknya kembali.
(/Isnaini)