
Peristiwa Dedi Mulyadi menjadi saksi bagi sepasang kekasih yang mengikat janji pernikahan menjadi topik pembicaraan. Ternyata, kedua mempelai tersebut adalah tuna rungu.
Ternyata, janji suci yang dimaksud adalah Kantor Urusan Agama Baleendah (KUA), Kabupaten Bandung. Kedua mempelai diketahui bernama Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri.
Pasangan pengantin tersebut resmi menjadi suami istri setelah akad pada Jumat (1/5/2026). Namun yang menarik perhatian, siapa sangka Dedi Mulyadi menjadi saksi dalam pernikahan sederhana ini.
Tidak sendirian, Gubernur Jawa Barat tersebut juga didampingi oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, Dudung Abdul Rohman yang turut menjadi saksi dalam pernikahan tersebut.
Setelah itu, Kepala KUA Kecamatan Baleendah, Rohman segera melakukan prosesi pernikahan. Jalannya acara juga didampingi oleh penerjemah bahasa isyarat untuk membantu kedua mempelai.
Pada kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi memberikan pesan kepada kedua mempelai. Yaitu agar dalam membangun rumah tangga tidak terlalu sering berdebat.
"Jangan terlalu sering berkelahi," kata pria yang akrab dipanggil KDM, dilansir dari TribunJabar.id, Senin (4/5/2026).
Ya, saran tersebut disampaikan Dedi dengan harapan kedua mempelai dapat menjalani pernikahan yang harmonis di masa depan. Dan harus siap menghadapi tantangan, terutama dalam hal komunikasi.
Meski demikian, Dedi masih berharap pasangan pengantin tersebut mampu menjalani kehidupan rumah tangga dengan baik. Ternyata, pernikahan pasangan pengantin tersebut dilakukan di KUA berdasarkan inisiatif dari KDM.
Tujuan dari hal tersebut adalah untuk mendorong masyarakat agar tidak menghadapi beban biaya yang berat dalam menyelenggarakan pernikahan, sehingga makna sakralnya tetap terjaga tanpa adanya tekanan ekonomi.
Selanjutnya, Dedi juga menyampaikan komitmennya dalam meningkatkan fasilitas aula pernikahan di KUA Kecamatan Baleendah agar menjadi lebih nyaman.
Terakhir, setelah Dedi Mulyadi menjadi saksi bagi sepasang kekasih yang menikah, ibu dari mempelai wanita yaitu Fenty Feriyawati menyampaikan doa agar gubernur tersebut senantiasa diberi kesehatan, umur yang panjang, serta kelancaran dalam menjalankan tanggung jawabnya.
Terima kasih kepada Pak Gubernur yang sangat peduli terhadap anak-anak kami meskipun memiliki keterbatasan. Kami merasa bangga memiliki pemimpin seperti Pak Gubernur saat ini.
Terima kasih kepada Bapak Gubernur, Kanwil Depag Jawa Barat, pihak Kecamatan Baleendah, dan Kelurahan Rancamanyar yang telah mendukung pernikahan di KUA ini," ujar Fenty dilansir dari Kompas.com. (*)