Ringkasan Berita:
- Ruben mengungkapkan keheranannya terhadap tuduhan yang menyebut bahwa dirinya berhenti memberikan nafkah kepada anak-anaknya sejak akhir 2025.
- Ruben meragukan mengapa semua usaha dan pengorbanannya selama membangun rumah tangga tampaknya tidak lagi dianggap penting.
- Ruben juga menyoroti pernyataan Sarwendah yang menyatakan ketidaksetujuannya karena harus mengasuh ketiga anak mereka sendirian.
Presenter Ruben Onsu akhirnya memberikan pernyataan mengenai isu nafkah anak yang kembali muncul setelah disebut oleh mantan istrinya, Sarwendah.
Ruben mengungkapkan keheranannya terhadap tuduhan yang menyebut bahwa dirinya berhenti memberikan nafkah kepada anak-anaknya sejak akhir 2025.
Menurutnya, penilaian tersebut terasa tidak adil karena hanya mengarah pada beberapa bulan terakhir, tanpa mempertimbangkan usahanya yang berlangsung bertahun-tahun dalam memenuhi kebutuhan keluarga.
Ia juga meragukan mengapa semua usaha dan pengorbanannya selama membangun rumah tangga tampaknya tidak lagi dianggap penting.
"Maka jika dibicarakan mengenai nafkah ini, jika baru mencari nafkah selama 6 bulan yang lalu, ketika menjadi keringat, usaha, keringat saya, lelah pun pergi ke mana? Hanya dinilai dari 6 bulan terakhir saja? Ke mana semua yang telah dilalui selama ini?" ujar Ruben di Tebet, Jakarta Selatan, kemarin.
Tidak hanya merespons isu nafkah, Ruben juga menyoroti pernyataan Sarwendah yang menyatakan keberatan karena harus mengasuh ketiga anak mereka sendirian.
Merespons hal tersebut, pria berusia 42 tahun itu memberikan tawaran yang tegas sebagai jawaban atas keluhan yang disampaikan mantan istrinya.
"Baiklah, kalau tidak mampu, serahkan anak-anak kepada saya, saya yang akan merawatnya!" tegas Ruben.
Selama proses perceraian dan setelahnya, Ruben mengakui lebih memilih untuk menahan diri dan menyerahkan semua urusan komunikasi hukum kepada pengacaranya, Minola Sebayang.
Namun, ia merasa kondisinya sekarang sudah jauh menyimpang dari kenyataan yang sesungguhnya.
"Dua tahun terakhir memang saya lebih sering diam. Saya berpikir ini akan selesai, tapi ternyata justru menjadi hal yang tidak terkendali bagi banyak pihak," ujar Ruben.
"Maka saya meminta pengacara saya berbicara berdasarkan data agar jelas," lanjutnya.
Sebagai informasi, Ruben Onsu dan Sarwendah secara resmi dinyatakan bercerai melalui putusan pengadilan pada 24 September 2024 lalu.
Dalam putusan tersebut, kewenangan mengasuh ketiga anak mereka diberikan kepada Sarwendah, mengingat Ruben hanya mengajukan permohonan perceraian tanpa memperjuangkan hak asuh anak.
Alasan Penghentian Nafkah
Pihak Ruben mengungkapkan bahwa penghentian aliran dana nafkah yang terjadi sejak Desember 2025 merupakan bentuk protes.
Ruben merasa hak-haknya sebagai seorang ayah justru terbatasi, meskipun ia selalu memenuhi tanggung jawab finansialnya, bahkan sering kali melebihi jumlah yang ditetapkan.
Tidak main-main, Ruben diketahui sering menghabiskan dana sekitar Rp 225 juta setiap bulannya untuk kebutuhan anak-anaknya.
Ia juga merasa kecewa karena tanggung jawab ekonomi yang begitu besar terkesan tidak dihiraukan.
Di sisi lain, pihak Sarwendah melalui tim pengacaranya pernah mengungkapkan bahwa semua kebutuhan sekolah, les, serta biaya kesehatan ketiga anak mereka harus ditanggung sendiri oleh Sarwendah sejak akhir tahun 2025.
Meskipun demikian, berdasarkan dokumen perjanjian perceraian yang telah disepakati bersama, Ruben Onsu berkomitmen penuh untuk memastikan dan menanggung seluruh biaya pendidikan ketiga anak mereka hingga mereka menyelesaikan studi perguruan tinggi.
(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)
Artikel ini disusun berdasarkan Tribunnews.com