Iklan

4 Manfaat Memelihara Kucing yang Dibuktikan Ilmu Pengetahuan

Saturday, May 16, 2026, 10:34 PM WIB Last Updated 2026-05-16T23:36:47Z

- Banyak individu di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, menyukai kucing. Berdasarkan penelitian ilmiah, terdapat berbagai manfaat dalam memelihara kucing.

Meskipun kucing sering mengganggu kita di pagi hari dengan meminta makanan, atau muntah di karpet yang baru saja dibersihkan, serta terkadang menggaruk perabot, sekitar 23 persen penduduk dunia mengakui bahwa mereka adalah penggemar kucing.

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa banyak orang bersedia tinggal bersama hewan kecil yang terkadang mengganggu, bahkan harus menghabiskan biaya besar dalam merawatnya?

Penggemar kucing mungkin tidak memerlukan bukti ilmiah untuk menunjukkan kasih sayang mereka. Namun, penelitian mengungkapkan bahwa keberadaan kucing memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan mental manusia.

Manfaat memiliki kucing di dalam rumah

Berikut ini adalah rangkaian manfaat memiliki kucing di rumah berdasarkan penelitian ilmiah yang dikutip dariHealthline:

1. Kebahagiaan

Kucing memberikan ketenangan dan mengurangi rasa kesepian. Perilaku mereka yang menggemaskan sering kali menjadi hiburan yang menarik. Tidak heran jika video kucing mendominasi dunia maya.

Generasi Milenial dan Gen Z semakin memandang kucing sebagai anggota keluarga. Survei tahun 2024 menunjukkan bahwa 82 persen pemilik hewan peliharaan menganggap hewan peliharaannya seperti anak mereka sendiri. Banyak juga yang merayakan ulang tahun kucing sebagaimana merayakan hari kelahiran manusia.

Kontak dengan kucing terbukti dapat meningkatkan suasana hati serta merangsang area otak yang berkaitan dengan kebahagiaan psikologis. Sebuah studi juga menunjukkan bahwa pemilik kucing cenderung mengalami lebih sedikit emosi negatif dan perasaan kesepian.

2. Mengurangi stres

Manfaat kedua dari kucing bagi manusia adalah mampu menjadi penghilang stres. Berinteraksi dengan kucing terbukti mengurangi tingkat kortisol (hormon stres) dan menjaga tekanan darah tetap stabil.

Dalam sebuah studi, 120 pasangan diuji dengan tugas yang menantang, seperti menyelesaikan soal matematika sambil meletakkan tangan mereka dalam air es. Hasilnya menunjukkan bahwa pemilik kucing memiliki detak jantung dan tekanan darah yang lebih rendah, bahkan sebelum ujian dimulai.

Ketika kucing berada di dalam ruangan, pemiliknya terlihat lebih tenang, melakukan kesalahan yang lebih sedikit, dan pulih lebih cepat dari tekanan stres.

Hanya 10 menit bermain atau mengelus kucing saja sudah cukup untuk menurunkan detak jantung dan tekanan darah. Semakin besar manfaatnya jika seseorang telah merawat kucing selama lebih dari dua tahun.

Meskipun demikian, kucing bukan pengganti terapi yang dilakukan oleh ahli profesional atau pengobatan medis bagi orang-orang yang mengalami masalah kesehatan mental.

3. Membangun hubungan sosial

Hubungan antara manusia dan kucing bisa meningkatkan kemampuan seseorang dalam membangun hubungan dengan orang lain, hal ini juga menjadi salah satu manfaat dari memiliki kucing di rumah.

Bagi sebagian pemilik, kucing menjadi bagian dari lingkungan sosial mereka, sumber ketenangan, dukungan emosional, dan kehangatan.

Penelitian juga menunjukkan bahwa pemilik kucing cenderung lebih kreatif, penuh rasa ingin tahu, tetapi lebih tertutup. Bagi mereka yang mengalami kecemasan sosial, kehadiran kucing bisa membantu membangun rutinitas yang tenang dan memberikan perasaan aman.

4. Kesehatan fisik

Selain manfaat emosional yang diberikan kucing kepada manusia, hewan ini juga berkontribusi terhadap kesehatan fisik. Banyak pemilik kucing saat ini mulai membawa hewan peliharaannya berjalan di luar rumah dengan menggunakan tali pengikat.

Kebiasaan ini bermanfaat bagi pemilik dan kucing dalam mendapatkan udara segar serta aktivitas yang ringan. Salah satu manfaat menarik dari kucing adalah suara menggonggongnya.

Frekuensi suara ini berkisar antara 25 hingga 150 Hertz. Berdasarkan penelitian, dengkuran dengan frekuensi 25 hingga 50 Hertz mampu merangsang otot dan mendukung proses penyembuhan tulang.

Saat kucing menggonggong di pangkuan Anda, selain menunjukkan rasa nyaman, tubuh Anda juga mungkin merasakan dampak ketenangan dari getaran tersebut.

Komentar

Tampilkan