
- BANDUNG - Pertandingan Persib Bandungvs Arema FC dalam pertandingan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) diwarnai dengan pemasangan spanduk yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Bendera itu terlihat jelas di sisi luar lapangan, khususnya di area tribun utara.
Bukanlah tertulis semangat bagi para pemainnyaPersib, bendera justru berisi kalimat yang cukup menyentuh.
Bendera bertuliskan 'Shut Up KDM' terlihat jelas berkat desain huruf yang mencolok.Tulisan tersebut diduga dipasang oleh Bobotoh sejak awal babak kedua hingga akhir pertandingan, Jumat (24/4/2026) malam.
Tiba-tiba, spanduk tersebut menarik perhatian puluhan ribu pendukung Persib dan Arema FC yang hadir di stadion.
Karena banner terbuat dari kain berwarna putih yang dihiasi dengan kombinasi warna hitam dan merah pada bagian teksnya.
Sampai berita ini ditulis, belum ada penjelasan dari pihak Bobotoh terkait pemasangan spanduk yang ditujukan kepada KDM, inisial nama orang nomor satu di Jawa Barat.Namun, dugaan kuat ini terkait dengan unggahan di media sosial Kang Dedi Mulyadi (KDM) beberapa waktu lalu melalui akun pribadinya di Instagram.
Muatan tersebut menyampaikan informasi bahwa Persib Bandung menerima bantuan dana sebesar Rp1 miliar dari Maruarar Sirait yang menjabat sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Bantuan disampaikan kepada tim Pangeran Biru sebelum pertandingan melawan Dewa United, pekan lalu.Pada unggahannya, KDM menyampaikan bahwa dukungan ini diberikan sebagai wujud perhatian dan kasih sayang Maruarar terhadap Persib yang saat ini berusaha memperoleh gelar juara Liga 1 2025/26.
"Sebesar keinginan Persib untuk menjuarai tiga kali berturut-turut dan lima kali sepanjang sejarah liga di Indonesia, Kang Asep Ara Sirait memberikan dukungan berupa bantuan dana sebesar Rp1 miliar dalam pertandingan melawan Dewa United di Banten," ujar Dedi yang dikutip dari akun Instagram pribadinya, Senin (20/4) malam.(mcr27/jpnn)