Iklan

Rekrutmen 20 Ribu Awak Kapal KKP 2026 Dibuka, Ini Cara Daftarnya

Tuesday, May 5, 2026, 7:52 PM WIB Last Updated 2026-05-04T21:42:09Z
Rekrutmen 20 Ribu Awak Kapal KKP 2026 Dibuka, Ini Cara Daftarnya

– Pemerintah kembali memberikan kesempatan kerja besar di bidang maritim melalui program perekrutan awak kapal perikanan (AKP) yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Program ini bertujuan menghadirkan puluhan ribu tenaga kerja guna mendukung proses modernisasi armada perikanan nasional dalam beberapa tahun ke depan.

Tindakan ini tidak hanya tentang membuka peluang kerja, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan sektor perikanan tangkap menuju sistem yang lebih canggih, terpadu, dan mampu bersaing secara global.

Tujuan 20.000 Tenaga Kerja untuk Ribu Kapal

KKP menetapkan sekitar 20.094 awak kapal untuk mengelola 1.582 unit kapal yang sedang dibangun dan dipersiapkan. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif, menyatakan kebutuhan tenaga kerja ini sesuai dengan perkembangan armada nasional.

Program ini tidak hanya menghasilkan pekerjaan di laut, tetapi juga diperkirakan memicu ratusan ribu tenaga kerja lain dalam rantai industri perikanan.

Rincian Kebutuhan Awak Kapal

Permintaan tenaga kerja dibagi sesuai dengan ukuran kapal dan posisi jabatan sebagai berikut:

Berdasarkan ukuran kapal:

  • Kapal dengan kapasitas 30 GT: sekitar 10.000 orang

  • Kapal dengan kapasitas 200 GT: sekitar 9.469 orang

  • Kapal dengan kapasitas 500 GT: sekitar 625 orang

Berdasarkan jabatan:

  • Nakhoda: 1.582 orang

  • Fishing master: 577 orang

  • Kepala Ruang Mesin (KRM): 1.582 orang

  • Perwira: 4.935 orang

  • Kru kapal (ABK): 11.418 orang

Kementerian Kelautan dan Perikanan berharap lulusan sekolah pelayaran serta politeknik perikanan dalam negeri dapat memenuhi posisi tersebut untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor maritim.

Jadwal Penerimaan dan Tahapan Pengujian

Pemilihan dilakukan secara bertahap dengan jadwal sebagai berikut:

  • Pendaftaran: 4 Mei hingga 4 Juni 2026

  • Pengumuman hasil pemilihan: 27 Juli 2026

  • Pendidikan dan sertifikasi: 3 Agustus hingga 30 Oktober 2026

  • Penempatan kerja: 1 November hingga 23 Desember 2026

Peserta tidak hanya mengikuti proses seleksi administratif, tetapi juga mendapatkan pelatihan teknis, termasuk penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan serta pengelolaan hasil perikanan berbasis sistem rantai dingin.

Persyaratan Umum Pendaftaran Awak Kapal KKP 2026

Berikut kriteria yang harus dipenuhi oleh pendaftar:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)

  • Usia sesuai ketentuan program

  • Pendidikan paling rendah adalah SD atau setara

  • Mampu membaca dan menulis dalam bahasa Indonesia

  • Kesehatan fisik dan mental (dibuktikan dengan surat keterangan kesehatan)

  • Tidak mengalami buta warna dan tidak memiliki gangguan penglihatan yang parah

  • Mempunyai SKCK yang masih berlaku

  • Bebas Narkoba dan Psikotropika (dibuktikan dengan surat keterangan resmi)

  • Siap mengikuti seluruh proses seleksi

  • Siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia

  • Siap bekerja paling tidak selama 1 tahun

  • Mempunyai sertifikat BST-F Tingkat II yang masih berlaku

  • Mempunyai Surat Keterangan Pencari Kerja (AK-1) (opsional)

Cara Mendaftar Pekerjaan di KKP sebagai Awak Kapal

Pendaftaran dilakukan secara digital melalui laman resmi KKP dihttps://elaut-bppsdm.kkp.go.id/akp/Pelamar harus mendaftar akun dengan mengisi informasi pribadi seperti nama lengkap, alamat email, dan kata sandi.

Setelah itu, peserta harus:

  • Melengkapi profil

  • Mengunggah dokumen persyaratan

  • Memverifikasi semua data dengan benar sebelum melakukan penyimpanan

Harap diperhatikan, sistem tidak menyediakan fitur perubahan data. Apabila terjadi kesalahan, pelamar harus memulai proses pendaftaran kembali dari awal.

Dampak Ekonomi dan Perkembangan Armada

Program ini meliputi pembangunan 1.582 kapal yang terdiri dari:

  • 1.000 kapal dengan ukuran 30 GT

  • 557 kapal dengan ukuran 200 GT

  • 25 kapal berukuran 500 GT

Beberapa kapal kecil akan diatur melalui program Kampung Nelayan Merah Putih yang berbasis koperasi, sementara kapal besar akan beroperasi di perairan terbuka bersama BUMN perikanan.

Secara keseluruhan, program ini diharapkan mampu menyerap lebih dari 500 ribu pekerja dalam ekosistem sektor perikanan, bahkan berpeluang mencapai 600 ribu orang.

Dengan bantuan investasi besar dan kerja sama internasional, modernisasi armada ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam sektor perikanan global.

Komentar

Tampilkan