Iklan

Anak Buat YouTube Bahas Politik, Bunga Zainal Dukung

Tuesday, May 5, 2026, 7:47 PM WIB Last Updated 2026-05-04T21:42:09Z
 

Karan Pradhi Singh, anak pertama dari aktor Bunga Zainal dan produser Sukhdev Singh, memiliki minat dan hobi yang berbeda dibandingkan teman sebayanya. Karan tertarik pada topik politik.

Minat Karan terhadap isu politik mulai berkembang ketika dia masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Karan lebih memilih menyaksikan berita daripada menonton kartun atau materi sejenis.

Pada usia 16 tahun, Karan Pradhi Singh mendirikan kanal YouTube Youth Uncensored untuk membahas topik politik baik di dalam negeri maupun hubungannya dengan politik internasional.

Karan Pradhi Singh menjelaskan alasan mengapa ia membangun saluran YouTube yang berfokus pada isu politik. Karan berharap dapat mengajak teman sebaya untuk lebih memahami dunia politik.

Alasan pertama saya membuat podcast karena saya menyadari bahwa teman-teman saya, ketika saya membicarakan politik, terlihat kurang memahami. Salah satu penyebabnya adalah mereka malas membaca berita. Bukan malas sebenarnya, tapi terasa sulit dipahami karena tidak memiliki konteks," ujar Karan di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Menurut Karan, topik politik yang dia angkat dalam konten YouTube-nya tidak harus berupa politik praktis yang berkaitan dengan persaingan kekuasaan. Namun, topik politik yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari dan dirasakan langsung oleh mereka.

Ia juga memberikan contoh mengenai banjir Sumatera 2025. Menurut Karan, teman-temannya kurang memahami faktor-faktor yang menyebabkan banjir terjadi hingga menimbulkan banyak korban jiwa.

Mereka (teman-teman Karan) mengetahui bahwa terjadi banjir di Sumatera karena mereka menonton berita, tetapi

konteksnya masih belum jelas. Seperti alasan mengapa terjadi banjir, peristiwa internasional apa yang memicu kejadian ini, serta bagaimana perkembangannya terkait isu tersebut," ujar Karan.

Karan yang memiliki impian menjadi diplomat di masa depan merasa tertantang untuk menciptakan konten yang mampu memberikan pemahaman mengenai situasi politik kepada teman-teman sebayanya. Karena mereka akan berperan dalam membentuk perjalanan bangsa dan negara di masa depan.

"Menurut saya, penting bagi generasi muda untuk memiliki akses yang lebih luas terhadap pendidikan mengenai isu-isu politik ini agar nantinya kita dapat membuat keputusan yang lebih baik berdasarkan pelajaran dari masa lalu," kata Karan.

Ibu dari Bunga Zainal menyatakan bahwa ia memberikan dukungan sepenuhnya kepada Karan dalam mengembangkan dirinya sesuai dengan bakat dan minatnya.

Awalnya, dia mengakui sempat kaget karena Karan memiliki minat terhadap topik politik. Hal ini karena Bunga Zainal sendiri tidak terlalu memperhatikan hal tersebut karena fokus pada profesinya di bidang seni.

"Tidak hanya teman-temanku, mungkin bahkan dari diriku sendiri jika diajak berbicara tentang politik, mungkin akan terasa berat. Karena biasanya kita hanya berbicara hal-hal yang ringan. Tiba-tiba dia mengungkapkan pikiran seperti, 'aku ingin semua anak muda atau teman-teman di lingkungan aku bisa memahami tentang politik'," ujar Bunga Zainal menirukan ucapan Karan.

Bunga Zainal mengakui tidak merasa cemas jika anaknya membahas topik politik di YouTube yang akhirnya berujung pada masalah hukum. Ia menyampaikan bahwa diskusi tentang politik tidak selalu harus menempatkan diri dalam posisi bertentangan dengan pemerintah.

"Saya justru sangat bangga, maksudnya anak saya berusia 16 tahun sudah memiliki pikiran untuk membuat podcast ini agar komunitasnya bisa berkembang lebih jauh," ujar Bunga Zainal.

"Maka ketika aku mendengar proyek ini, dan kebetulan proyek ini juga akan digunakan oleh universitas kelak, aku mendukungnya sebagai seorang orang tua," tambah Bunga Zainal.

Komentar

Tampilkan