Iklan

Megawati Hangestri Juara Proliga 2026 Usai Kalahkan Gresik Phonska Plus 3-0, JPE Jadi Raja Voli Putri

Wednesday, April 29, 2026, 4:21 AM WIB Last Updated 2026-04-28T22:47:45Z
Megawati Hangestri Juara Proliga 2026 Usai Kalahkan Gresik Phonska Plus 3-0, JPE Jadi Raja Voli Putri
Ringkasan Berita:
  • Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menjadi pemenang Proliga 2026 setelah mengalahkan Gresik Phonska Plus dalam laga final leg kedua dengan skor yang sangat meyakinkan yaitu 3-0.
  • Megawati Hangestri bersama dua atlet asing, Irina Voronkova dan Wilma Salas, menjadi penentu melalui poin-poin penting pada momen kritis, terutama dalam set kedua yang berlangsung sengit.
  • Pelatih JPE, Bullent Karsioglu juga menyatakan bahwa timnya siap mewakili Indonesia di tingkat internasional berkat kedalaman pemain yang dimiliki, yang terdiri dari atlet berbakat.

, YOGYAKARTA -Jakarta Pertamina Enduro (JPE) secara resmi meraih gelar juara Proliga 2026 serta mempertahankan posisi sebagai dominator voli putri Indonesia.

Pada pertandingan leg kedua final besar di GOR Amongrogo, Yogyakarta pada hari Sabtu (25/4/2026), JPE tampil unggul dengan mengalahkan perlawanan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dalam tiga set berturut-turut (25-19, 25-23, 25-21).

Megawati Hangestri Pertiwi yang bertindak sebagai motor serangan utama berhasil memimpin rekan-rekannya menghancurkan ambisi Phonska Plus, sekaligus memastikan gelar keempat bagi JPE sepanjang sejarah partisipasi mereka di Proliga.

Berdasarkan hasil ini, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia kembali menduduki posisi runner up dalam final Proliga 2026.

Kekalahan ini memperpanjang puasa gelar bagi Gresik Phonska Plus, sejak bergabung dengan Proliga sejak awal (2002) belum pernah sekali pun meraih gelar juara.

Sehari sebelumnya, JPE yang menjadi juara bertahan berhasil mengalahkan Gresik Phonska Plus dalam leg pertama dengan skor 3-1.

Dominasi Trio Maut JPE

Membahas jalannya pertandingan leg kedua Final Proliga 2026, JPE langsung mengirimkan seluruh kekuatan mereka sejak memasuki set pertama.

Tim impian yang terdiri dari Megawati Hangestri, Irina Voronkova, Wilma Salas, Tisya Amallya, Rissa Mega, dan Nurlaili tampil mengancam sejak servis pertama dilakukan.

Gresik Phonska Plus yang mengandalkan mesin serangan Medi Yoku, Arnetta Putri, serta dua pemain asing, Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko, sebenarnya berusaha memberikan perlawanan yang seimbang.

Namun, pertahanan JPE yang kuat sering kali menghambat serangan yang dilakukan oleh Medi Yoku dkk.

JPE mengakhiri set pertama dengan kemenangan yang meyakinkan 25-19.

Pertandingan berlangsung sengit sepanjang set ini, bahkan anak-anak Gresik sempat beberapa kali menyamakan skor dan mengancam keunggulan JPE.

Namun, kematangan mental JPE terlihat jelas. Trio maut mereka—Megawati, Irina Voronkova, dan Wilma Salas—berperan penting dengan memberikan poin-poin penting pada saat-saat kritis.

Meski Phonska Plus berjuang keras, JPE masih mampu memperoleh set kedua dengan skor sempit 25-23.

Ketertinggalan dua set membuat semangat pemain Phonska Plus mulai goyah. Di sisi lain, JPE yang hanya membutuhkan satu set lagi untuk memastikan gelar juara tampil semakin agresif.

Sejak awal babak ketiga, angka JPE terus mendominasi jauh melebihi lawannya.

Tertinggal jauh 23-17 di tahap akhir, JPE tidak memberi kesempatan lawan untuk bangkit.

Pertandingan ditutup dengan smes kuat yang tidak dapat diantisipasi oleh pertahanan Phonska Plus, sehingga menutup set ketiga dengan skor 25-21.

Kemenangan ini melengkapi keunggulan JPE sepanjang musim 2026.

Kehadiran Megawati Hangestri bersama pemain-pemain berkualitas dunia seperti Voronkova dan Wilmai Salas terbukti menjadi strategi yang sangat efektif melawan lawan-lawan mereka.

Pengakuan Gresik Phonska Plus

Pelatih Phonska Plus, Alessandro Lodi menyatakan, laga final ini memang Pertamina merupakan tim terkuat.

"Tanpa perlu berdiskusi, saya mengakui Pertamina adalah tim terhebat," ujar Lodi.

Lodi juga menyampaikan, sebenarnya timnya telah berupaya meningkatkan kinerja mereka.

"Kembali lagi, tim Pertamina yang baik, kita juga perlu performa luar biasa untuk melawan," ujarnya.

Kesiapan JPE Menuju Tingkat Internasional

Di tempat yang sama, pelatih Jakarta Pertamina Enduro (JPE), Bullent Karsioglu, menyampaikan bahwa sejak awal ia selalu menekankan perlunya kesabaran kepada para pemainnya.

Strategi itu telah memberikan hasil yang menguntungkan dalam pertandingan utama.

"Seperti yang saya sampaikan, kami selalu bermain dengan sabar, dan hasilnya sudah kita ketahui bersama, kita menjadi juara hari ini," ujar Bullent.

Selanjutnya, Bullent menegaskan kesiapan timnya untuk berpindah ke tingkat yang lebih tinggi apabila mendapatkan izin dari otoritas voli nasional. Lebih lanjut, Bullent menyatakan bahwa timnya siap melangkah ke level yang lebih tinggi jika diberikan mandat oleh pihak voli nasional. Bullent juga menekankan bahwa timnya telah siap menghadapi tantangan yang lebih besar jika mendapat persetujuan dari otoritas voli nasional. Di samping itu, Bullent menegaskan bahwa skuadnya siap bergerak ke tingkat yang lebih tinggi jika diberikan perintah oleh otoritas voli nasional.

"Jika kami diberi kesempatan oleh federasi, Pertamina siap mewakili Indonesia dalam kompetisi internasional. Karena di dalam tim ini terdapat banyak pemain berbakat," ujar Bullent Karsioglu.

Rasa Syukur Megawati Hangestri

Salah satu pemain utama JPE, Megawati Hangestri, tidak mampu menyembunyikan kegembiraannya.

Pemain yang memiliki julukan Megatron ini merasa bersyukur atas usaha keras seluruh anggota tim yang tampil tangguh sepanjang pertandingan final.

"Yang saya syukuri selain kemenangan hari ini, rekan-rekan bermain sangat baik," ujar Megawati.

Hadiah Pembinaan dan Catatan Gelar Juara

Berkat gelar juara ini, JPE berhak mendapatkan trofi serta dana pembinaan sebesar Rp 400 juta.

Di sisi lain, Gresik Phonska Plus sebagai juara kedua membawa pulang piala dan dana pembinaan sebesar Rp 250 juta.

Kemenangan ini menulis sejarah baru bagi JPE, yang merupakan gelar keempat mereka sejak pertama kali berpartisipasi pada tahun 2013.

Penghargaan JPE kini berhasil diraih dalam edisi 2014, 2018, 2024, dan 2026.

Peringkat empat besar Proliga 2026 putri:

1. Jakarta Pertamina Enduro

2. Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia

3. Jakarta Popsivo Polwan

4. Jakarta Electric PLN Mobile.

Ikuti channel SURYA MALANG di >>>>>News.google.com

Komentar

Tampilkan