Iklan

Mantan Kiper Arsenal Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Salzburg

Saturday, April 18, 2026, 2:57 AM WIB Last Updated 2026-04-17T23:17:22Z

.CO.ID, JAKARTA — Mantan penjaga gawang Arsenal, Alex Manninger, meninggal dunia pada usia 48 tahun setelah kendaraan yang dikemudikannya bertabrakan dengan kereta api. Polisi mengungkapkan, kecelakaan tersebut terjadi pada hari Kamis (16/4/2026), sekitar pukul 08.20 waktu setempat di perlintasan kereta api dekat Salzburg.

Petugas pertolongan pertama sempat memakai alat defibrilator setelah membawa Manninger yang berada sendirian di dalam kendaraan. Sayangnya, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Masinis kereta dilaporkan tidak mengalami cedera.

Manninger tampil sebanyak 64 kali bersama Arsenal antara tahun 1997 hingga 2002, serta berkontribusi dalam meraih gelar Liga Primer Inggris dan Piala FA. Ia juga mendapatkan 33 kesempatan bermain untuk tim nasional Austria dan menjadi anggota dari skuad yang tampil di UEFA Euro 2008 yang diselenggarakan di negaranya.

Kepala Olahraga Asosiasi Sepak Bola Austria, Peter Schottel, mengingat Manninger sebagai tokoh yang berpengaruh dalam sepak bola negara tersebut.

"Alexander Manninger adalah utusan yang luar biasa bagi sepak bola Austria, baik di lapangan maupun di luar lapangan. Dedikasinya, ketenangannya, dan keandalannya membuatnya menjadi bagian penting dari timnya serta tim nasional. Prestasinya pantas mendapat penghormatan tertinggi dan akan selalu dikenang," kata Schottel, dilaporkan oleh BBC.

Manninger memulai kariernya sebagai pemain profesional bersama Red Bull Salzburg, lalu melanjutkan perjalanan di berbagai klub Eropa. Selama masa karier, ia pernah bermain untuk 14 klub di berbagai negara, termasuk Juventus, Udinese, dan Augsburg.

Ia pernah menandatangani kontrak jangka pendek bersama Liverpool pada 2016 ketika berusia 39 tahun, meskipun tidak pernah tampil.

Selama bermain untuk Arsenal, Manninger lebih sering menjadi penjaga gawang cadangan utama David Seaman. Namun, ia pernah tampil menggantikan Seaman yang cedera pada akhir musim 1997-1998 dan turut serta dalam keberhasilan tim. Manninger berada di bawah asuhan saat Arsenal menang melalui adu penalti melawan West Ham serta tampil mengesankan saat menghadapi Manchester United di Old Trafford dalam pertandingan Piala FA.

Pada masa itu, Manninger diangkat sebagai pemain terbaik Liga Premier Inggris bulan Maret 1998. Arsenal memberikannya medali juara liga, meskipun jumlah penampilannya tidak memenuhi aturan yang berlaku.

Ucapan belasungkawa datang dari berbagai klub. Arsenal menyatakan bahwa seluruh anggota klub merasa "terkejut dan sangat sedih" terhadap berita tersebut. Sementara Juventus mengenangnya bukan hanya sebagai atlet hebat, tetapi juga sebagai sosok dengan nilai-nilai yang langka seperti kerendahan hati, dedikasi, serta profesionalisme yang tinggi.

Klub sepak bola masa kecilnya, Red Bull Salzburg, juga mengungkapkan belas duka.

Komentar

Tampilkan