Iklan

Lima Band Legendaris Tinggal Satu Anggota Asli

Thursday, April 23, 2026, 6:31 AM WIB Last Updated 2026-04-22T23:37:52Z

Banyak grup musik besar sering dikaitkan dengan kekompakan dan hubungan yang terasa abadi. Namun, kenyataannya, perjalanan bertahun-tahun di dunia musik hampir selalu diiringi perubahan anggota, perselisihan internal, tragedi, hingga pilihan hidup yang tak bisa dihindari. Banyak band tetap berlanjut bukan karena formasi awalnya utuh, melainkan karena adanya satu tokoh penting.

Menariknya, meskipun hanya tersisa satu anggota asli, band-band ini masih mampu merilis album dan mempertahankan ciri khas musik mereka. Nama besar, warisan lagu, serta tokoh utama di dalamnya menjadi alasan mengapa mereka tetap diminati hingga saat ini. Berikut lima grup musik legendaris yang kini hanya menyisakan satu anggota asli.

1. The Cure — Robert Smith

The Cure memulai karier mereka pada akhir tahun 1970-an sebagai band post-punk yang berkembang menjadi ikon rock goth. Robert Smith telah menjadi pusat dari band ini sejak awal, baik sebagai vokalis utama maupun penulis lagu. Bersama teman-temannya dari sekolah, ia menciptakan dasar The Cure yang kelak menjadi salah satu band paling berpengaruh pada era 1980-an.

Seiring berjalannya waktu, perubahan anggota terjadi secara terus-menerus. Bassis, drummer, hingga gitaris berganti dan pergi, termasuk Lol Tolhurst yang akhirnya meninggalkan band karena masalah ketergantungan. Sejak saat itu, Robert Smith menjadi satu-satunya anggota asli yang masih tetap berada di dalam grup. Meski demikian, justru visi Smith yang membuat The Cure tetap terdengar konsisten.

2. Perjalanan — Neal Schon

Sebelum menjadi mesin pencipta lagu rock stadion, Journey awalnya merupakan proyek jazz-rock progresif yang didirikan oleh Neal Schon dan Gregg Rolie. Perubahan arah musik mereka pada akhir 1970-an, khususnya setelah Steve Perry bergabung, membawa Journey ke puncak popularitas internasional. Lagu-lagu seperti 'Don’t Stop Believin' dan 'Faithfully' menjadi ciri khas era rock utama Amerika.

Namun, konflik internal dan kepergian anggota lama secara perlahan mengurangi formasi awal. Steve Perry meninggalkan band, kembali sejenak, lalu pergi lagi, sementara perselisihan hukum menyebabkan bassis Ross Valory dipecat pada tahun 2020. Sekarang, Neal Schon menjadi satu-satunya anggota asli dari versi awal Journey, sekaligus penjaga identitas musikal dari band tersebut.

3. Eagles — Don Henley

Eagles adalah definisi band legendarisAmerika yang berhasil secara komersial dan budaya. Dimulai sebagai band pendukung Linda Ronstadt, Don Henley dan Glenn Frey kemudian membentuk grup yang menggambarkan suara country rock. AlbumHotel Californiamembuat mereka menjadi legenda, dengan vokal yang selaras dan penulisan lagu yang terlihat sangat matang.

Sayangnya, dinamika internal Eagles terkenal sangat intens. Anggota sering berganti, jeda yang panjang terjadi, hingga akhirnya Glenn Frey meninggal pada 2016. Sejak saat itu, Don Henley menjadi satu-satunya anggota asli yang masih bertahan. Meskipun kini Eagles diisi oleh musisi hebat lainnya, Henley tetap menjadi simbol jiwa asli dari band ini.

4. AC/DC — Angus Young

AC/DC lahir dari gagasan dua bersaudara, Malcolm dan Angus Young, yang ingin menghasilkan rock yang sederhana, keras, dan penuh semangat. Bersama dengan Bon Scott sebagai vokalis, mereka menguasai dunia melalui albumHighway to HellNamun kematian mendadak Scott pada tahun 1980 hampir membuat semuanya berakhir sebelum band bangkit kembali dengan album 'Back in Black' bersama Brian Johnson.

Seiring berjalannya waktu, masalah hukum, kesehatan, dan kematian kembali menghampiri AC/DC. Malcolm Young meninggal pada 2017 setelah lama menderita demensia. Dengan kepergiannya, Angus Young menjadi satu-satunya anggota asli yang masih aktif dalam band tersebut. Di atas panggung, seragam sekolah khasnya kini terasa sebagai simbol terakhir dari masa awal AC/DC.

5. Orang Asing — Mick Jones

Asal musisi asing berasal dari kolaborasi lintas negara antara musisi Inggris dan Amerika, yang dipimpin oleh Mick Jones. Dalam waktu singkat, mereka menjadi salah satu band rock paling terkenal pada akhir tahun 1970-an dan 1980-an, dengan lagu-lagu hits seperti 'Cold as Ice' dan 'I Want to Know What Love Is'. Musik mereka mampu menggabungkan hard-rock dengan balada pop yang penuh emosi.

Namun, kepergian Lou Gramm dan anggota lainnya menyebabkan Foreigner terus berkembang. Sejak awal tahun 2000-an, Mick Jones menjadi satu-satunya anggota asli yang masih tersisa. Meskipun kondisi kesehatannya membatasi partisipasinya dalam pertunjukan, Jones tetap dianggap sebagai inti dari band dan tokoh yang menjaga warisan Foreigner tetap bertahan hingga tur pamit mereka.

Beberapa bandini menunjukkan bahwa sebuah nama besar tidak selalu tergantung pada keberadaan semua anggota. Meski hanya tersisa satu anggota asli, mereka masih mampu menghidupkan kenangan sambil mencapai kalangan baru. Menurutmu, apakah sebuah band tetap dianggap utuh jika hanya satu anggota aslinya yang tersisa?

5 Bintang Musik Rock yang Nyaris Bergabung dengan Band Legendaris 7 Grup Musik Legendaris yang Mengubah Dunia, Mulai dari Beatles hingga Nirvana
Komentar

Tampilkan