Iklan

Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Halaman 121: Soal Uraian Bab 5

Wednesday, April 8, 2026, 6:15 AM WIB Last Updated 2026-04-08T11:29:47Z
Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Halaman 121: Soal Uraian Bab 5

Di dalam buku teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk siswa SMP/MTS Kelas VII berdasarkan Kurikulum Merdeka, para siswa diminta menyelesaikan soal-soal pada halaman 121.

Materi tercantum Bab 5Kota Damaskus: Pusat Peradaban Islam Timur (661 - 750 M), pada bagian soal essay Rajin Berlatih.

Selanjutnya, buku pelajaran yang digunakan merupakan hasil karya Rudi Ahmad Suryadi dan Sumiyati, diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek pada tahun 2021.

Selengkapnya, berikut Jawaban PAI Kelas 7 Kurikulum Merdeka Halaman 121, soal latihan Rajin Berlatih.

Jawaban Soal Pendidikan Agama Islam Kelas 7 Halaman 121 Kurikulum Merdeka

K. Rajin Berlatih

II. Jawablah pertanyaan berikut ini!

1. Jelaskan secara singkat perkembangan Bani Umayyah di Damaskus pada periode 661-750 M?

Jawaban:

Bani Umayyah berdiri di Damaskus yang didirikan oleh Mu’āwiyah bin Abu Sufyān bin Harb bin Umayyah dan berlangsung sekitar 90 tahun (40 hingga 132 H / 661 hingga 750 M) dengan ibu kota pemerintahannya berada di Damaskus.

Sistem pemerintahan keluarga Umayyah berupa kepemimpinan yang diwariskan secara turun-temurun.

Manajemen dan struktur pemerintahan yang dijalankan merupakan perbaikan dari sistem pemerintahan sebelumnya.

Wilayah pemerintahan Bani Umayyah sangat luas sehingga dalam pelaksanaannya dibantu oleh para gubernur serta dibentuknya beberapa divisi.

Mereka menjalin hubungan dengan bangsa-bangsa Muslim Arab serta kerajaan-kerajaan yang telah dikuasai seperti Persia, Mesir, dan Eropa.

Sistem pemerintahan yang diadopsi oleh Dinasti Umayyah mencakup bidang pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, keagamaan, serta pendidikan.

Pengobatan dan kimia adalah bidang ilmu yang pertama kali berkembang dan diikuti oleh disiplin ilmu lainnya.

2. Bagaimana memupuk rasa cinta terhadap tanah air dan semangat untuk membangun negara kepada generasi penerus bangsa?

Jawaban:

  • Menghadiri upacara pengibaran bendera dengan penuh rasa hormat.
  • Mengenakan pakaian dengan nuansa batik atau khas daerah.
  • Mempelajari adat dan seni tradisional setempat.
  • Mengembangkan rasa percaya diri terhadap kebangsaan sendiri

3. Mengapa kita perlu mengikuti nilai-nilai yang terdapat dalam sejarah Bani Umayyah di Damaskus?

Jawaban:

Kita perlu mengikuti teladan nilai-nilai yang terdapat dalam sejarah Bani Umayyah di Damaskus karena:

  • Keyakinan terhadap-Nya dapat dilakukan dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menghindari larangan-Nya.
  • Semangat dalam mencari ilmu, baik ilmu keagamaan maupun ilmu dunia, dapat dikembangkan dengan mengikuti teladan para ulama muslim.
  • Nilai-nilai budaya yang diadopsi sesuai dengan perkembangan ajaran Islam.
  • Kepemimpinan dan persatuan umat Islam serta harmoni antarumat beragama tanpa membedakan suku, bangsa, negara, warna kulit, dan sebagainya.
  • Memiliki semangat perjuangan untuk melindungi agama, bangsa, dan negara.
  • Tugas yang diberikan dapat menghasilkan hasil dengan tanggung jawab yang tinggi.
  • Bisa menjadi contoh seorang pemimpin yang disayangi oleh penduduknya

4. Tuliskan ringkasan riwayat hidup khalifah Umar bin Abdul Aziz!

Jawaban:

Umar Bin Abdul Aziz lahir pada tahun 682 M/63 H, dan menjabat sebagai khalifah dari dinasti Umayyah antara tahun 717 hingga 720 M.

Meskipun hanya berlangsung selama dua setengah tahun, pemerintahan Umar Bin Abdul Aziz dianggap berhasil membawa Dinasti Umayyah menuju masa kejayaannya.

Pada zamannya, keadilan bisa diwujudkan dan keamanan meliputi seluruh wilayah negara.

Keadasan tersebut membuat sulit menemukan orang yang berhak menerima zakat.

5. Apa langkah yang diambil oleh Bani Umayyah dalam sektor pendidikan!

Jawaban:

Dalam upaya meningkatkan sektor pendidikan, masjid menjadi pusat kegiatan ilmiah, sastra, diskusi, serta pembelajaran lainnya.

Di wilayah yang dikuasai, banyak dibangun masjid. Masjid al-Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah juga menjadi pusat pengkajian ilmu yang sering dikunjungi oleh umat Islam dari berbagai daerah.

*) Disclaimer: 

Soal ini merupakan pertanyaan yang bersifat terbuka, sehingga terdapat berbagai jawaban yang tidak terbatas seperti yang disebutkan di atas.Artikel ini hanya ditujukan kepada para orang tua sebagai panduan dalam proses pembelajaran anak.Sebelum melihat jawaban benar, siswa perlu terlebih dahulu mencoba menjawabnya sendiri, kemudian manfaatkan artikel ini untuk memeriksa hasil pekerjaan mereka.

()

Komentar

Tampilkan