—Lomba kecepatan Moto3 Spanyol 2026 langsung memanas sejak sesi kualifikasi di Sirkuit Jerez – Angel Nieto. Perhatian tertuju pada dua cerita yang berbeda: dominasi Maximo Quiles di depan, dan insiden kecelakaan yang dialami Veda Ega Pratama.
Maximo Quiles tampil luar biasa dalam perebutan posisi terdepan Moto3 seri Estrella Galicia 0,0 Grand Prix Spanyol, Sabtu (25/4/2026). Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut mencatatkan waktu tercepat 1 menit 44,070 detik.
Catatan waktu itu tidak mampu dikejar oleh para pesaing, termasuk David Munoz dari tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP. Munoz yang sebelumnya memimpin sesi akhirnya harus puas berada di posisi kedua setelah kualifikasi selesai.
Dominasi tuan rumah semakin terlihat dengan kehadiran Alvaro Carpe di posisi ketiga. Pembalap Red Bull KTM Ajo tersebut berhasil memperoleh barisan depan setelah mengalahkan Joel Esteban dan pemula Brian Uriarte.
Persaingan di posisi tengah tidak kalah ketat dengan berbagai kejadian yang terjadi. Adrian Fernandez yang sempat berpeluang mendapatkan pole justru terjatuh di akhir sesi dan harus puas berada di urutan keenam.
Di sisi lain, 10 besar diisi oleh Joel Kelso yang berada di posisi ketujuh dan David Almansa di urutan kedelapan. Matteo Bertelle serta pembalap baru Hakim Danish masing-masing berada di posisi kesembilan dan kesepuluh.
Fokus khusus tertuju pada pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, yang menunjukkan kemampuan yang mengesankan sejak awal. Pembalap dari Honda Team Asia ini berhasil masuk ke Q2 setelah menempati posisi kedua di sesi Q1.
Memasuki kuartal kedua, Veda langsung mempercepat dan berhasil bertahan di posisi enam besar dalam waktu yang cukup lama. Hal ini menjadi tanda kuat bahwa dirinya mampu bersaing dengan pembalap-pembalap terbaik Moto3.
Namun, insiden terjadi ketika ia menjalani sesi lap penentuan di akhir sesi kualifikasi. Pada upaya mengejar waktu, Veda melakukan kesalahan di bagian ketiga dan mengalami jatuh ke sisi kanan, menyebabkannya terjatuh.
Kejadian tersebut menghilangkan kesempatannya untuk memperbaiki posisi start secara langsung. Meskipun sempat membuat jantung berdebar, Veda beruntung mampu bangkit dan meninggalkan lintasan tanpa mengalami cedera parah.
Akibat kecelakaan tersebut, Veda harus puas menyelesaikan sesi di peringkat ke-17. Hasil ini menyebabkannya akan memulai balapan dari baris tengah, tantangan berat untuk bisa masuk ke zona poin.
Meskipun demikian, kinerja awal yang ditunjukkan tetap menjadi aset yang penting. Kelincahan dan keberanian Veda saat Q2 memberikan harapan untuk tampil kompetitif saat balapan berlangsung.
Lomba Moto3 Spanyol 2026 rencananya akan dihelat pada hari Minggu (26/4/2026) pukul 16.00 WIB. Seluruh perhatian akan tertuju pada apakah Quiles mampu mempertahankan keunggulannya atau justru terjadi kejutan.
Di sisi lain, perjuangan Veda Ega Pratama yang berada di posisi ke-17 menjadi kisah yang menarik untuk disaksikan. Jika mampu tampil stabil dan menghindari kesalahan, kesempatan untuk meraih poin tetap terbuka.
Sirkuit Jerez terkenal sebagai lintasan yang mengharuskan tingkat presisi yang tinggi serta ketahanan mental yang kuat. Sedikit kesalahan saja bisa menyebabkan konsekuensi serius, seperti yang terjadi pada Veda dalam sesi kualifikasi.
Kini, segalanya akan ditentukan ketika lampu start mati. Apakah Veda mampu bangkit dari kejatuhan, atau justru menghadapi kembali tantangan berat di jalur balap?