Iklan

Kebakaran Hutan Nunukan, Api Menghancurkan 2 Hektare Lahan di Perbukitan Mansapa

Saturday, April 25, 2026, 11:27 AM WIB Last Updated 2026-04-25T03:30:56Z
Kebakaran Hutan Nunukan, Api Menghancurkan 2 Hektare Lahan di Perbukitan Mansapa
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran hutan dan lahan menghanguskan lebih dari 2 hektar lahan di Mansapa, Nunukan Selatan, pada sore hari Sabtu.
  • Api menyebar cepat karena angin kencang, pemadaman berlangsung sekitar tiga jam hingga malam tiba.
  • Tim gabungan BPBD Nunukan, TNI-Polri, dan masyarakat berhasil mengatasi kebakaran, sementara penyebabnya masih dalam penyelidikan.

, NUNUKAN –Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali muncul di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Api menghabiskan lebih dari 2 hektar lahan di kawasan bukit Jalan Anastasia Wijaya, Panamas, Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, pada Sabtu (18/4/2026) sore.

Kejadian tersebut diperkirakan dimulai sekitar pukul 17.00 WITA.

Dalam waktu singkat, api menyebar dengan cepat di kawasan perbukitan, diperparah oleh angin yang cukup kencang.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Nunukan, Lanal Nunukan, Polres, serta masyarakat sekitar segera berangkat ke lokasi guna melakukan pemadaman.

Kepala Sub Bagian Penyelamatan BPBD Nunukan, Hasanuddin, menyampaikan bahwa proses pemadaman berjalan cukup sulit akibat kondisi medan dan cuaca.

"Tempat kebakaran berada di kawasan dataran tinggi dengan angin yang cukup kencang. Ditambah lagi pemadaman berlangsung hingga malam hari, sehingga jarak penglihatan terbatas dan menghambat petugas," katanya kepadaTribunKaltara.com, Senin (20/4/2026).

Menurut Hasanuddin, tim perlu memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar lokasi.

"Kami memanfaatkan air dari penampungan di sekitar lokasi menggunakan pompa apung untuk melakukan pemadaman langsung di titik api," katanya.

Berbagai jenis peralatan digunakan dalam operasi tersebut, mulai dari mobil penyelamat BPBD Nunukan, truk tangki pemadam kebakaran hutan, mobil slip on, kendaraan roda dua, hingga alat manual seperti pompa portabel dan alat pembakar.

Setelah berjuang selama sekitar tiga jam, api akhirnya berhasil diatasi sekitar pukul 20.00 WITA.

"Alhamdulillah api berhasil kami kendalikan sebelum menyebar lebih luas," tambah Hasanuddin.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi luas lahan yang terbakar diperkirakan melebihi 2 hektare milik penduduk setempat.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam pemeriksaan oleh pihak yang berwenang.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, khususnya di masa cuaca yang rentan menyebabkan kebakaran hutan dan lahan. (*)

Komentar

Tampilkan