Iklan

Jokowi Menang Berkat Keinginan Rakyat, Bukan Orang Tertentu

Wednesday, April 22, 2026, 6:54 AM WIB Last Updated 2026-04-22T03:35:28Z
Ringkasan Berita:
  • Sekretaris Jenderal Projo, Freddy Alex Damanik merespons pernyataan Jusuf Kalla (JK) yang menyebut bahwa Jokowi bisa menjadi Presiden berkat peran besar dirinya.
  • Freddy menegaskan bahwa pihaknya menghargai posisi Jusuf Kalla sebagai tokoh nasional.
  • Namun kemenangan Jokowi dalam persaingan politik merupakan hasil dari kepercayaan masyarakat Indonesia.
 

, JAKARTA -Sekretaris Jenderal Projo, Freddy Alex Damanik merespons pernyataan Jusuf Kalla (JK) yang menyatakan bahwa Joko Widodo (Jokowi) bisa menjadi Presiden berkat kontribusi besar dari dirinya.

Freddy menegaskan bahwa pihaknya menghargai posisi Jusuf Kalla sebagai tokoh nasional, tetapi kemenangan Jokowi dalam pertarungan politik merupakan hasil dari kepercayaan masyarakat Indonesia.

"Kami menghargai Tuan Jusuf Kalla sebagai tokoh nasional yang telah memberikan kontribusi nyata dalam perkembangan demokrasi Indonesia, termasuk dalam Pemilu Presiden 2014," ujar Freddy Alex Damanik, Senin (20/4/2026).

"Meskipun demikian, kami menegaskan bahwa kemenangan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia merupakan hasil dari kehendak dan keyakinan rakyat Indonesia," tambahnya.

Freddy menyampaikan bahwa sistem demokrasi di Indonesia tidak didirikan hanya berdasarkan peran seorang individu, tetapi melalui kerja sama dari berbagai komponen masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan Jokowi dalam menduduki jabatan kepemimpinan nasional tidak bisa dipisahkan dari catatan kinerja pribadi mantan Wali Kota Solo tersebut.

"Keberhasilan Joko Widodo tidak bisa dipisahkan dari jejak kepemimpinan yang muncul dari bawah, kerja nyata, serta kedekatan dengan masyarakat. Hal ini menjadi dasar utama kepercayaan publik," ujar Freddy.

Selanjutnya, Freddy menyampaikan bahwa sebagai organisasi relawan yang mengawal kepemimpinan rakyat sejak awal, Projo memandang adanya pilar penting lain dalam kemenangan tersebut.

Pilar tersebut mencakup kekompakan dukungan para relawan, peran partai politik khususnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), serta partisipasi aktif dari masyarakat secara luas.

Oleh karena itu, Freddy memanggil seluruh pihak untuk terus menjaga narasi nasional yang sehat dan tidak mengurangi proses demokrasi menjadi hanya klaim pribadi.

"Kami mengajak seluruh pihak untuk menjaga narasi nasional yang sehat, tidak mempersempit proses demokrasi menjadi klaim individu, serta tetap menjunjung tinggi semangat persatuan," katanya.

Selanjutnya, Freddy menegaskan kembali prinsip bahwa kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat.

"Demokrasi Indonesia adalah milik rakyat, dan setiap kemenangan dalam proses ini merupakan kemenangan bersama, bukan milik individu," ujar Freddy.

Sebelumnya, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), menyatakan bahwa dirinya memiliki peran penting dalam karier politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Apa yang kurang saya lakukan? Saya yang membawa ke Jakarta. Memberi tahu semuanya, semua hal itu. Jokowi menjadi presiden karena saya," kata JK dalam konferensi pers di rumahnya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Termul merupakan kependekan dari Ternak Mulyono, istilah populer di dunia politik yang sering muncul dalam media sosial Indonesia sebagai bentuk ejekan atau kritik terhadap pendukung atau pengikut Jokowi.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam situasi munculnya video ceramah JK di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diduga mengandung isi yang merendahkan agama.

Muncul dugaan bahwa video tersebut menyebar karena JK pernah menyentuh isu mengenai ijazah Jokowi.

Meskipun demikian, JK melanjutkan, dirinya memiliki berbagai peran dalam membantu Jokowi naik ke tangga karier politiknya dari Solo menuju Jakarta.

"Siapa yang membawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang membawanya dari Solo ke Jakarta, agar menjadi gubernur. Saya yang membawa," katanya.

Ia juga menyatakan bahwa Presiden ke-5 RI yang juga menjabat sebagai Ketua PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengucapkan terima kasih kepadanya karena telah membantu Jokowi.

"Maka ketika dia menang sebagai gubernur, setelah mengunjungi Ibu Mega, dia datang ke saya untuk mengucapkan terima kasih," tutup JK.

Komentar

Tampilkan