Iklan

Halalbihalal Ikawangi, Bupati Ipuk Ajak Diaspora Banyuwangi Jadi Motor Promosi dan Investasi

Tuesday, April 21, 2026, 6:02 AM WIB Last Updated 2026-04-20T22:07:46Z
Halalbihalal Ikawangi, Bupati Ipuk Ajak Diaspora Banyuwangi Jadi Motor Promosi dan Investasi
Ringkasan Berita:
  • Masyarakat Banyuwangi yang tinggal di luar daerah dianggap sebagai kekayaan penting bagi kemajuan wilayah.
  • Anda diangkat sebagai perantara promosi, investasi, dan inovasi.
  • Banyuwangi mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,65 persen pada tahun 2025.

Laporan Jurnalis, Aflahul Abidin

, BANYUWANGI– Bupati Ipuk Fiestiandani mengajak para diaspora Banyuwangi yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) untuk memperkuat jaringan sebagai agen promosi budaya, peluang ekonomi, dan investasi daerah.

Oleh karena itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak warga Banyuwangi yang tinggal di luar wilayah untuk memperkuat jaringan sebagai agen promosi budaya, peluang ekonomi hingga investasi bagi daerah.

Hal ini diungkapkan Bupati Ipuk saat menghadiri acara Halal Bihalal Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Pusat di Karawang, Minggu (19/4/2026).

Perkenalkan Tokoh Nasional yang Berasal dari Banyuwangi

Hadiri dalam acara tersebut seluruh Korwil dan Pengurus Ikawangi se-Indonesia serta beberapa tokoh nasional asli Banyuwangi seperti Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi periode 2022-2024 Abdullah Azwar Anas, Menteri Pariwisata tahun 2014-2019 Arief Yahya, dan tokoh lainnya.

Menurut Ipuk, Ikawangi serta diasporanya bukan sekadar sumber kebanggaan, melainkan kekuatan strategis dalam proses pembangunan.

"Ikawangi telah menjadi gerakan masyarakat Banyuwangi di mana pun berada yang tidak hanya membanggakan asalnya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata untuk masa depan daerah," ujar Ipuk.

Ipuk menyampaikan, di tengah tantangan global maupun nasional yang semakin berat, daerah memerlukan banyak dukungan dari berbagai pihak. Sejauh ini pemerintah daerah telah berusaha maksimal dalam menjadikan Banyuwangi lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Berbagai pencapaian tercapai pada tahun 2025, antara lain pertumbuhan ekonomi sebesar 5,65 persen yang lebih tinggi dibandingkan Jawa Timur dan tingkat nasional. Tingkat kemiskinan berkurang menjadi 6,13 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 75,17, serta pendapatan per kapita naik mencapai 67,08 juta.

"Perjalanan ini belum berakhir. Masalah masih ada, mulai dari infrastruktur hingga keterbatasan anggaran yang membuat pemerintah semakin sulit dalam mengelola wilayah. Oleh karena itu, bantuan dan dukungan apa pun, sekecil apa pun, menjadi sumber energi besar bagi Banyuwangi," kata Ipuk.

Kamu Diangkat Sebagai Perantara Investasi

Oleh karena itu, Ipuk mengajak Ikawangi untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam bergerak bersama dan memberikan kontribusi yang nyata serta bermanfaat.

"Kemampuanmu dalam memperluas jaringan bisa menjadi kekuatan bagi daerah dalam mempromosikan budaya dan pariwisata, sebagai penghubung investasi dan peluang ekonomi serta tempat berbagi ide dan inovasi," ujar Ipuk.

Ketua Ikawangi Pusat Mayjen TNI (Purn) H. Rusdi Maksum menyampaikan kesiapan Ikawangi untuk mendukung perkembangan wilayah.

Ikawangi juga telah mengambil langkah-langkah untuk memperkuat jaringan organisasi hingga ke tingkat global.

"Kami siap mendukung perkembangan Banyuwangi di berbagai bidang. Di Ikawangi sendiri, banyak orang yang telah berhasil di berbagai lini dan siap berpartisipasi," katanya.

Di sisi lain, seorang tokoh Banyuwangi, Arief Yahya, menyampaikan bahwa Banyuwangi memiliki berbagai potensi yang jika dimanfaatkan secara optimal dapat menjadi kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi wilayah.

Yaitu bidang pariwisata, Blue Economy yaitu sektor perikanan dan kelautan serta Logistic Hub dengan peningkatan dan pengembangan akses pelabuhan.

Komentar

Tampilkan