
, JAKARTA - Jaringan agen kreatif independen untuk merek modernFeel Good Networkmengumumkan perluasan ke Malaysia, dengan peluncuran Tales Asia yang merupakan lembaga kreatif full-service yang berada di Kuala Lumpur. Hal ini juga diiringi dengan pengangkatan tiga pimpinan tingkat atas.
Seperti yang dilaporkan dalam laporan e-Conomy SEA 2025 dari Google, Temasek, dan Bain & Company, ekonomi digital Asia Tenggara diperkirakan melebihi US$300 miliar dalam total penjualan tahun ini, dengan pertumbuhan 16% pada pembelian iklan, didorong oleh komersial video, konten yang dibuat oleh kreator, serta format iklan berbasis AI.
Di sisi lain, koridor Indonesia-Malaysia semakin dinamis, dengan wisatawan Malaysia menjadi kelompok pengunjung terbesar yang datang ke Indonesia pada tahun 2024, sementara merek-merek Indonesia di bidang makanan dan minuman serta gaya hidup sedang berkembang pesat ke arah sebaliknya.
Dua hal tersebut menjadi dasar peluncuran kami di Malaysia. Merek berkembang dan bergerak cepat, tetapi hanya sedikit mitra yang memahami kedua sisi tersebut."Kami menciptakan Feel Good Network guna memahami isu tersebut, menggabungkan fleksibilitas yang mandiri dengan pemahaman strategis, sehingga klien selalu menerima ide yang cepat dan pelaksanaan yang matang," ujar CEO dari Feel Good Network Wisnu Satya Putra.
Kepala Eksekutif Komunikasi (CCO) dari Feel Good Network dan pendiri Tales Asia, Lila Talitha menambahkan bahwa dirinya memilih bergabung dengan Feel Good Network karena filosofi yang menggambarkan dirinya. Pertumbuhan harus dirasakan dengan baik, atau feel good, bukan dipaksakan, tetapi memiliki niat, berkelanjutan, dan mampu menginspirasi pihak-pihak yang terlibat.
Hal ini juga menjadi dasar dari Tales Asia, kami melihat peluang besar untuk membantu merek-merek yang beroperasi di Indonesia dan Malaysia, dengan kemampuan untuk memahami budaya dan kebiasaan masing-masing negara, sehingga membuatnya tetap relevan tanpa harus kehilangan identitas. Ini adalah peran yang ingin kami jalani, sebagai jembatan budaya yang menjadi kekuatan lokal demi pertumbuhan regional," katanya.
Dengan pengalaman selama 16 tahun di Indonesia, Singapura, dan Malaysia, Talitha merupakan seorang pemimpin kreatif yang telah memperoleh berbagai penghargaan penting serta memiliki catatan yang dapat dipercaya.Selama masa jabatannya sebelumnya, ia berhasil meraih lebih dari 200 penghargaan, mendorong beberapa gelar Agency of the Year serta meningkatkan reputasi perusahaan di kancah internasional. Kemampuannya juga diakui secara global, terbukti dari kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai juri dalam ajang ANDY awards, The One Show, MAD STARS, dan Adfest.
Jaringan Feel Good juga mengumumkan tiga penunjukan tingkat senior, yaitu Reza Akbar sebagai Chief Growth Officer (CGO), Erick Sebastian sebagai Chief Content Officer (CCO), dan Ranggaz Laksmana sebagai Group Strategic Advisor.
Reza dan Erick akan memimpin perkembangan Feel Good Network yang semakin cepat, memperluas kemitraan strategis, memperkuat solusi lintas unit, serta meningkatkan metode yang digunakan oleh Feel Good Network dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi hasil kerja.Ranggaz Laksmana memiliki kemampuan strategis dalam membangun bisnis yang terasah melalui berbagai sektor yang langsung berinteraksi dengan pelanggan. Perannya akan membantu perusahaan dalam pengembangan usaha dan kerja sama, sekaligus memberikan wawasan yang lebih luas mengenai kepentingan merek, perilaku audiens, serta kesempatan pertumbuhan.
Sejak berdiri pada tahun 2025, Feel Good Network telah berkembang delapan kali lipat dan bekerja sama dengan lebih dari 20 klien di berbagai sektor. Jaringan ini didirikan berdasarkan satu prinsip sederhana: merek saat ini menghadapi tantangan pertumbuhan yang tidak dapat diatasi oleh satu agensi dengan satu bidang keahlian saja, mulai dari kebutuhan untuk memproduksi ratusan konten tanpa mengorbankan kualitas, mengelola influencer di berbagai lini, hingga memahami metrik mana yang benar-benar mendorong bisnis.
Jaringan Feel Good menyediakan para ahli yang sesuai untuk setiap tantangan, terhubung melalui data bersama dan strategi yang terintegrasi, sehingga setiap hasil yang dicapai berkontribusi secara kumulatif pada pertumbuhan yang dapat diukur."Brand-brand yang bekerja sama dengan kami bukan sedang mencari sebuah agensi, mereka mencari mitra pertumbuhan yang benar-benar memahami tantangan khusus dan mampu menyediakan orang-orang yang tepat untuk menyelesaikannya. Beberapa dari mereka membutuhkan volume konten yang besar tanpa mengorbankan kualitas. Yang lain ingin mengubah media sosial menjadi saluran bisnis nyata, atau akhirnya menghubungkan data dengan keputusan-keputusan yang benar-benar bermakna. Strategi dan kreativitas menentukan arahnya; para ahli yang tepat memastikan semuanya berjalan dengan baik dan memberikan dampak. Inilah yang mendorong tahun pertama kami, dan inilah yang akan kami tingkatkan di masa depan," ujar Reza Akbar.(rhs/jpnn)