Iklan

BPBD: Tiga Pohon Tumbang di Kebagusan Jaksel Pekan Ini, Timpa Mobil dan Rumah

Tuesday, April 14, 2026, 3:34 AM WIB Last Updated 2026-04-14T00:48:14Z

Tiga kejadian pohon tumbang terjadi dalam jangka waktu seminggu terakhir di Kelurahan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kejadian ini berlangsung pada tanggal 5, 7, dan 11 April 2026, dengan penyebab yang beragam mulai dari angin kencang, kondisi pohon yang lemah, hingga tanah yang tidak stabil.

"Beberapa kejadian pohon tumbang terjadi di Kebagusan dalam seminggu terakhir," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan, Minggu (12/4).

"3 kali dalam 5 hari," katanya lanjut.

Peristiwa terbaru terjadi pada hari Sabtu (11/4) malam di kawasan Jalan TB Simatupang. Ia mengatakan, kejadian terjadi sekitar pukul 18.55 WIB ketika hujan turun dengan intensitas rendah.

"Penyebab batang pohon waru gunung berdiameter 30 cm sudah retak dan disertai angin kencang," ujar Yohan.

Menurut Yohan, kejadian dimulai ketika seorang petugas keamanan berhenti untuk berlindung dari hujan. Tidak lama setelah itu, pohon tersebut tumbang dan mengenai motornya.

"Pak Adit (security) selesai bertugas saat akan pulang, mengarahkan kendaraannya ke dekat pohon karena hujan atau untuk berlindung. Beberapa menit kemudian, tiba-tiba pohon tersebut roboh dan menimpa motornya," katanya.

Akibat kejadian tersebut, satu unit sepeda motor mengalami kerusakan dengan perkiraan kerugian sekitar Rp 3 juta. Meskipun demikian, tidak ada korban jiwa dan penanganan telah selesai dilakukan sehingga akses jalan kembali normal.

Sebelumnya, pada hari Selasa (7/4), kejadian serupa terjadi di Jalan Puskesmas, RT 04 RW 01. Pohon yang roboh diduga disebabkan oleh angin kencang menimpa satu rumah dan satu kendaraan bermotor warga.

"Kemungkinan penyebab angin kencang. Objek yang terkena dampak adalah 1 rumah tinggal, 1 unit mobil," ujar Yohan.

Ia menyebutkan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB menyebabkan kerugian sekitar Rp 5 juta.

Di sisi lain, pada malam Minggu (5/4), pohon tumbang juga terjadi di Jalan Siman Enor, RT 02 RW 05. Pohon kapuk besar roboh dan mengenai kendaraan serta bagian rumah penduduk.

Yohan menyampaikan, penyebab utama kejadian tersebut diduga disebabkan oleh kondisi tanah yang tidak stabil akibat penumpukan sampah di sekitar akar pohon. Hal ini menyebabkan akar tidak mampu menancap dengan kuat ke dalam tanah.

"Kondisi tanah tidak stabil (tumpukan sampah)," ujar Yohan.

Akibatnya, satu unit mobil serta bagian kanopi rumah warga mengalami kerusakan. Sebanyak tiga kepala keluarga atau delapan orang terkena dampak dan sempat mengungsi ke rumah kerabat.

"Pohon kapuk berukuran besar menimpa satu unit mobil Avanza dan kanopi garasi rumah warga. Menurut penduduk, sekitar area pohon tersebut adalah tempat pembuangan sampah sehingga akar pohon tidak dapat menggenggam tanah secara maksimal," katanya.

Komentar

Tampilkan