Iklan

3 berita populer Padang: Kabau Sirah kalah lagi, kasus penusukan dan pohon tumbang timpa rumah

Wednesday, April 8, 2026, 5:50 AM WIB Last Updated 2026-04-08T12:03:08Z

, PADANG -Beberapa informasi menarik di Kota Padang dikumpulkan dalam berita populer Padang yang tayang selama 24 jam terakhir di .

Pertama, setelah menerima kekalahan menyakitkan 0-2 dari Persib Bandung di hadapan pendukungnya sendiri, Semen Padang FC perlu segera bangkit menghadapi pertandingan penting berikutnya.

Tim yang memiliki julukan Kabau Sirah tersebut dijadwalkan menghadapi pertandingan tandang melawan Persis Solo pada 12 April 2026 mendatang.

Kedua, Satreskrim Polresta Padang mengamankan sebilah pisau kayu dengan panjang 20 sentimeter sebagai barang bukti utama dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian seorang pria di tempat hiburan malam di Kota Padang.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah tempat hiburan karaoke, Jalan Niaga, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 02.55 WIB.

Ketiga, cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda sebagian wilayah Kota Padang pada Sabtu (5/4/2026) sore.

Kondisi ini mengakibatkan satu unit pohon alpukat berukuran besar tumbang dan menimpa rumah warga di kawasan Ulu Gadut, Kecamatan Pauh.

Simak informasi selengkapnya berikut ini:

1. Usai Dipermalukan Persib 0-2, Semen Padang Kini Incar Poin di Kandang Persis Solo 12 April Mendatang

Setelah menelan kekalahan pahit 0-2 dari Persib Bandung di hadapan publik sendiri, Semen Padang FC harus segera bangkit untuk menatap laga krusial berikutnya.

Tim yang memiliki julukan Kabau Sirah tersebut dijadwalkan menghadapi pertandingan away melawan Persis Solo pada 12 April 2026 mendatang.

Pertandingan akan dihelat pukul 15.30 WIB di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah.

Diketahui bahwa tim Semen Padang FC kalah dari Persib Bandung dengan skor 0-2 di Stadion GOR Haji Agus Salim, Padang, pada hari Minggu (5/4/2026).

Akibat kekalahan tersebut, tim Semen Padang FC masih berada di area degradasi, berada di posisi 17 dalam klasemen sementara. Hingga pekan ke-26, Semen Padang FC hanya berhasil meraih 20 poin.

Sementara itu, Persis Solo yang akan menjadi lawan dalam pertandingan berikutnya berada di peringkat ke-15 dalam klasemen sementara.

Semen Padang FC kalah 0-2 melawan Persib Bandung

Semen Padang FC akan menghadapi Persib Bandung dalam pertandingan lanjutan BRI Super League pekan ke-26, pada hari Minggu (5/4/2026) pukul 19.00 WIB di Stadion Haji Agus Salim.

Pertandingan yang diwasiti oleh wasit Muhammad Tri Santoso berjalan sangat ketat sejak menit pertama.

Pada babak pertama, tim yang memiliki julukan Maung Bandung mampu memimpin dengan skor 1-0 berkat gol yang dihasilkan oleh Ramon De Andrade Souza.

Gol terjadi pada menit ke-31, dimulai dari serangan balik cepat yang dibuat oleh Berguinho.

Berguinho mengirim umpan datar yang berhasil diterima oleh Ramon, dan tidak dapat dibendung oleh kiper Semen Padang.

Ketua tim langsung bermain agresif guna mempertahankan poin penting agar bisa keluar dari area degradasi.

Sementara Persib Bandung berupaya mempertahankan posisi teratas dalam klasemen.

Semen Padang memberikan kesempatan cepat pada menit kedua melalui Angelo Meneses setelah memanfaatkan umpan mati. Namun, peluang tersebut masih melebar dari gawang Persib.

Pada menit ke-10, Kabau Sirah tampil menguasai permainan dengan beberapa kesempatan yang menyulitkan pertahanan tim lawan.

Peluang kembali muncul pada menit ke-11 melalui tendangan kepala Diego Mauricio, namun bola masih melewatkan sasaran.

Semen Padang terus melakukan serangan. Pada menit ke-12, tendangan kepala Guillermo Hernandez Hierro masih bisa diblok oleh kiper Persib, Teja Paku Alam.

Pada menit ke-16, Persib Bandung mulai melepaskan tekanan. Beckham Putra melakukan tendangan dari luar area penalti, tetapi masih bisa dihalau oleh kiper Semen Padang.

Pertandingan kemudian berlangsung lebih seimbang. Pada menit ke-26, Semen Padang hampir menciptakan gol melalui Maicon Souza dari serangan balik, tetapi tendangannya hanya meleset sedikit di samping gawang.

Gol yang diharapkan akhirnya datang dari tim lawan. Pada menit ke-31, Persib Bandung berhasil membuka skor melalui Ramon De Andrade Souza.

Awalnya dari serangan balik cepat yang dibuat oleh Berguinho, umpan datarnya berhasil diterima oleh Ramon dan tidak bisa dihalau oleh kiper Semen Padang. Skor berubah menjadi 0-1 untuk Persib.

Ketinggalan satu gol, Semen Padang berusaha bangkit. Pada menit ke-37, kesempatan emas muncul dari keributan di depan gawang, tetapi tendangan Guillermo masih bisa dihalau oleh Teja Paku Alam.

Di sisi lain, Persib juga beberapa kali memberikan ancaman. Thom Haye memperoleh kesempatan pada menit ke-40, tetapi tendangannya meleset.

Sesaat kemudian, tendangannya kembali membahayakan, namun berhasil diblok oleh penjaga gawang tuan rumah.

Saat mendekati waktu istirahat, Persib kembali memperoleh kesempatan melalui Berguinho, tetapi belum berhasil mencetak gol.

Hingga masa tambahan dua menit selesai, skor 0-1 tetap menguntungkan Persib Bandung.

Susunan Pemain:

Semen Padang FC:

Rendy Oscario (Kiper), Ravy Dieulerinche Tsouka Dozi, Angelo Meneses, Ade Kristiano, Asyraq Gufran, Maicon Souza, Diego Mauricio, Boubakary Diarra, Ripal Wahyudi, Kazaki Nakagawa, Guillermo Hernandez Hierro.

Persib Bandung:

Teja Paku Alam (GK), Eliano Reijnders, Julio Cesar, Kakang Rudianto, Beckham Putra, Adam Alis, Marc Klok, Thom Haye, Federico Barba, Berguinho, Ramon De Andrade Souza.

2. Pria di Padang Tusuk Leher Korbannya hingga Tewas, Polisi Sita Pisau Sepanjang 20 Cm

Satreskrim Polresta Padang menyita sebilah pisau bergagang kayu sepanjang 20 sentimeter sebagai barang bukti utama dalam kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pria di tempat hiburan malam di Kota Padang, Sumatera Barat.

Kejadian itu berlangsung di sebuah tempat hiburan karaoke, Jalan Niaga, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 02.55 WIB.

Korban diketahui bernama Peri (35) yang meninggal dunia akibat luka tusukan di bagian leher sebelah kiri.

Sedangkan terduga pelaku berinisial HMP (32) yang saat ini sudah diamankan oleh Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang.

Inisial HMP ditangkap pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di kawasan Jalan Jati Rumah Gadang, Kecamatan Padang Timur.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin, menyebut pelaku diamankan dalam perkara penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Ia mengonfirmasi bahwa pisau tersebut merupakan alat yang digunakan pelaku untuk melukai leher korban bernama Peri (35) hingga mengakibatkan pendarahan hebat.

Berdasarkan hasil penyelidikan di lokasi kejadian, pihak kepolisian telah mengamankan beberapa barang bukti, termasuk sebilah pisau dengan gagang kayu yang panjangnya sekitar 20 sentimeter yang diduga digunakan oleh tersangka.

Selain itu, beberapa barang lainnya seperti pakaian, sepatu, tas selempang, dan sandal yang terkait dengan kejadian tersebut juga turut disita.

Pemicu Peristiwa dan Cara Pelaku Beraksi

Peristiwa pembunuhan yang terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Kota Padang, Sumatera Barat, telah berhasil diungkap oleh pihak kepolisian.

Seorang pria dengan inisial HMP diduga melakukan kekerasan yang mengakibatkan kematian korban.

Kompol Muhammad Yasin menyatakan, pemeriksaan mendalam masih dilakukan terhadap tersangka.

"Pelaku ditangkap setelah dilakukan penyelidikan mendalam, termasuk pemeriksaan lokasi kejadian dan analisis rekaman CCTV," kata Yasin, Minggu (5/4/2026).

Perkara ini terungkap setelah adanya pengaduan dari korban, Putri Bunga Alika, yang terdaftar dalam Laporan Polisi nomor LP/B/292/IV/2026/SPKT/Polresta Padang/Polda Sumbar yang ditandatangani pada 3 April 2026.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian dimulai dari pertengkaran antara tersangka dan korban di dalam tempat hiburan malam.

Terjadi perdebatan sengit, akhirnya pelaku mengeluarkan pisau dan menusuk leher korban. Akibatnya, korban mengalami pendarahan yang parah.

Seseorang korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Tentara (RST), tetapi nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

"Dari rekaman kamera CCTV, tersangka diketahui sebagai orang yang melakukan kekerasan tersebut," katanya.

Proses Peradilan dan Ancaman Hukuman Pidana

Setelah mendapatkan identitas tersangka, Tim Klewang segera bertindak dan berhasil menangkap HMP tanpa adanya perlawanan. Pelaku juga mengakui tindakan yang dilakukannya.

Saat ini, tersangka telah dibawa ke Polresta Padang guna menjalani proses hukum selanjutnya.

"Terhadap perbuatannya, pelaku terancam dengan tuntutan Pasal 468 ayat 2 bersama Pasal 458 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengenai penganiayaan yang menyebabkan kematian," tutup Yasin.

3. Pohon Tumbang Menimpa Rumah Warga di Ulu Gadut Padang, BPBD: Disebabkan Hujan Disertai Angin Kencang

Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda sebagian wilayah Kota Padang pada Sabtu (5/4/2026) sore.

Kondisi ini mengakibatkan satu unit pohon alpukat berukuran besar tumbang dan menimpa rumah warga di kawasan Ulu Gadut, Kecamatan Pauh.

Berdasarkan laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, kejadian tersebut terjadi di RT 02 RW 03, Kelurahan Limau Manis Selatan, sekitar pukul 15.20 WIB.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Al Banna, menyatakan telah terjadi peristiwa pohon tumbang yang menimpa rumah akibat hujan disertai angin kencang.

"Karena peristiwa ini, satu unit rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon alpukat," kata Al Banna.

Ia mengatakan, pohon ini memiliki tinggi sekitar 20 meter dengan diameter 80 cm.

Meskipun mengakibatkan kerusakan pada bangunan rumah, untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kerugian finansial masih dalam tahap pengumpulan data lebih lanjut.

Respons Cepat Tim Gabungan

Menerima laporan dari masyarakat, anggota Rescue PB BPBD Kota Padang segera menuju tempat kejadian.

Tim taktis bergerak untuk memotong batang pohon yang melintang dengan menggunakan gergaji mesin (chainsaw) agar mengurangi kerusakan lebih lanjut pada bangunan dan membuka jalur akses.

"Anggota Rescue BPBD telah menyelesaikan proses evakuasi pohon yang tumbang. Kini kondisi di lokasi sudah kembali stabil," kata Al Banna.

Saat ini sisa pohon telah dibersihkan. BPBD Kota Padang mengajarkan warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan pohon roboh.

"Khususnya ketika terjadi hujan deras dan angin kencang yang sering menerjang wilayah Kota Padang belakangan ini," tambahnya.

Komentar

Tampilkan