Iklan

19 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan Akibat Tabrakan di Bekasi Timur

Friday, May 1, 2026, 6:04 AM WIB Last Updated 2026-04-30T20:26:23Z
19 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan Akibat Tabrakan di Bekasi Timur
Ringkasan Berita:
  • PT KAI membatalkan 19 perjalanan kereta jarak jauh yang berangkat dan tujuan Jakarta karena kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur.
  • Pemegang tiket yang terkena dampak berhak menerima pengembalian biaya tiket secara penuh sesuai aturan yang berlaku, serta KAI mengajak masyarakat untuk mengikuti informasi resmi.
  • Kejadian mengerikan ini mengakibatkan tujuh orang tewas dan melukai 81 orang, sementara 240 penumpang berhasil selamat.

Sebanyak 19 perjalanan kereta api jarak jauh yang berangkat dari dan menuju Jakarta secara resmi dibatalkan pada Selasa (28/4/2026).

Keputusan ini diambil setelah kecelakaan benturan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mengumumkan bahwa pembatalan dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian operasional pada jalur Daop 1 Jakarta.

Perubahan ini memengaruhi perjalanan ke dan dari Stasiun Gambir serta Stasiun Pasar Senen.

“Kami menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan perjalanan kereta api ini,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, dalam pernyataan resminya, Selasa pagi (28/4/2026).

Berdasarkan pembaruan pukul 07.31 WIB, berikut adalah daftar perjalanan kereta api yang dibatalkan:

  1. Kereta Api dari Gambir: KA 58F-59F Purwojaya (Gambir – Cilacap)
  2. KA 138 Parahyangan (Gambir – Bandung)
  3. KA 20A Argo Muria (Gambir – Semarang Tawang)
  4. KA 2B Argo Bromo Anggrek (Gambir – Surabaya Pasar Turi)
  5. Kereta api tujuan Gambir: KA 117B Gunungjati (Cirebon – Gambir)
  6. KA 56F-53F Purwojaya (Cilacap – Gambir)
  7. KA 17 Argo Sindoro (Stasiun Tawang Semarang – Gambir)
  8. KA 61B Manahan (Solo Balapan – Gambir)
  9. KA 29F Argo Anjasmoro (Surabaya Pasar Turi – Gambir)
  10. KA 137 Parahyangan (Bandung – Gambir)
  11. KA 21A Argo Muria (Stasiun Tawang Semarang – Gambir)
  12. KA 3B Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasar Turi – Gambir)
  13. Kereta Api menuju Pasar Senen (Jakarta): KA 143B Madiun Jaya (Madiun – Pasar Senen)
  14. KA 75B Mataram (Solo Balapan – Pasar Senen)
  15. KA 163 Gumarang (Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen)
  16. KA 149 Singasari (Blitar – Pasar Senen)
  17. KA 94-91 Jayabaya (Malang – Pasar Senen)
  18. KA 257 Progo (Lempuyangan – Pasar Senen)
  19. KA 175 Menoreh (Semarang Tawang – Pasar Senen)

Franoto menjelaskan, bagi pelanggan yang terkena dampak pembatalan hingga tujuh hari ke depan, KAI menawarkan pengembalian biaya tiket 100 persen tanpa dikenakan biaya pemesanan sesuai aturan yang berlaku.

"KAI juga mengajak pelanggan untuk mengikuti informasi terkini melalui saluran resmi KAI serta mempertimbangkan ulang rencana perjalanan mereka," tambahnya.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan antara KRL jurusan Cikarang dengan nomor PLB 5568A dan KA Argo Bromo Anggrek yang beroperasi dari Gambir ke Surabaya Pasar Turi sekitar pukul 20.52 WIB pada malam Senin.

Posisi kejadian berada di area Stasiun Bekasi Timur KM 28+920.

Akibat kejadian tersebut, tujuh penumpang KRL meninggal dunia dan 81 orang lainnya mengalami cedera.

Para korban telah dibawa ke berbagai tempat pelayanan kesehatan, seperti RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Di sisi lain, 240 penumpang Kereta Argo Bromo Anggrek dilaporkan dalam keadaan selamat.(*)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com

Komentar

Tampilkan