Iklan

Pemerintah: Pembelajaran Daring Bukan Prioritas, Sekolah Tetap Tatap Muka

Friday, March 27, 2026, 11:48 PM WIB Last Updated 2026-03-27T09:55:45Z

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menyatakan, pembelajaran jarak jauh bagi siswa belum perlu segera dilakukan saat ini.

Hal ini disampaikan oleh Pratikno dalam arahan kepada Deputi Kesehatan dan Deputi Pendidikan Kemenko PMK pada 23 Maret 2026. Pada kesempatan tersebut, Pratikno menegaskan kembali arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026.

Pratikno mengatakan, memang pernah terjadi pembahasan mengenai potensi penerapan metode hybrid yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan online dalam proses pengajaran siswa.

"Tetapi, dengan mempertimbangkan kepentingan menjaga mutu pendidikan siswa, diskusi antar kementerian menyatakan bahwa pembelajaran jarak jauh bagi siswa bukanlah prioritas utama saat ini," katanya dalam pernyataannya, Rabu (25/3/2025).

Dewan Perwakilan Rakyat Berharap Efisiensi Tidak Mengorbankan Pendidikan, Pembelajaran Jarak Jauh Harus Divalidasi Secara Serius

1. Tingkatkan peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan

Pratikno menekankan bahwa prioritas Presiden adalah mempercepat peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Langkah yang dilakukan meliputi revitalisasi sekolah, sekolah rakyat, serta sekolah unggul Garuda.

"Baik itu di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, maupun Kementerian Pendidikan dan Teknologi. Ini adalah prioritas. Ini yang utama," katanya.

Pemerintah Khawatir 'Pengelolaan Otak' AI di Dunia Pendidikan

2. Diutamakan pembelajaran luring

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menekankan pentingnya memastikan proses pembelajaran siswa tetap berlangsung seperti biasanya. Kegiatan belajar mengajar perlu dilakukan secara maksimal.

"Oleh karena itu, fokus utama adalah tetap melaksanakan proses pembelajaran secara langsung bagi para siswa. Demikian pula dengan layanan kesehatan yang penting tetap beroperasi seperti biasanya," tegas Pratikno.

Dilantik oleh Dewan Pendidikan Nasional, Handi Menggunakan AI untuk Mencetak Generasi Emas

3. Penerapan penataan FWA harus dapat diukur

Sebagai bagian dari perubahan pemerintahan, Pratikno memerintahkan percepatan transformasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, peningkatan kinerja birokrasi, peningkatan layanan kepada masyarakat, serta efisiensi di berbagai sektor.

Ia menegaskan, perjalanan dinas yang tidak mendesak perlu dipangkas, optimalisasi pertemuan dan rapat dilakukan secara virtual, serta penerapan FWA (flexible working arrangement) secara terukur sebagai bagian dari perubahan pekerjaan yang lebih efektif dan efisien.

"Pelayanan kepada masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung percepatan pembangunan yang adil harus terus diperkuat melalui metode yang lebih bijak dan efektif," ujarnya.

Komentar

Tampilkan