
Peningkatan ketegangan konflik semakin memanas di wilayah selatan Lebanon. Pada hari Senin (30/3), terjadi ledakan yang menyebabkan dua anggota pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) meninggal dunia.
"Dua anggota UNIFIL meninggal secara tragis di wilayah selatan Lebanon, akibat ledakan yang sumbernya masih belum diketahui mengenai kendaraan UNIFIL dekat Bani Hayyan," demikian pernyataan UNIFIL melalui akun X resminya, Senin (30/3).
"Orang ketiga mengalami luka berat, dan orang keempat juga terluka," kata UNIFIL.
UNIFIL belum mengungkap asal dari personel tersebut.

Sebelumnya, tembakan artileri saling memicu kematian seorang prajurit TNI yang bergabung dengan UNIFIL akibat ledakan.
Ia adalah Praka Farizal Rhomadhon. Ketiga orang lainnya, yang juga berasal dari TNI, mengalami luka sedang-parah.
Mereka ialah Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, serta Praka Arif Kurniawan.
"Kami menyatakan bahwa tidak ada seorang pun yang boleh meninggal demi perdamaian. Kami juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga, teman, dan rekan dari para tentara berani yang gugur dalam perjuangan demi perdamaian," tutup UNIFIL.