Iklan

Curhat Pilu Insanul Fahmi Tak Bertemu Anak Saat Lebaran, Kritik Mawa Soal Validasi Media Sosial

Saturday, March 28, 2026, 12:58 AM WIB Last Updated 2026-03-28T01:15:26Z
Curhat Pilu Insanul Fahmi Tak Bertemu Anak Saat Lebaran, Kritik Mawa Soal Validasi Media Sosial

Laporan Arie Puji Waluyo

, JAKARTA– Saat Lebaran yang seharusnya penuh kehangatan keluarga justru menjadi masa yang menyedihkan bagi Insanul Fahmi.

Ia terpaksa menerima kekecewaan karena tidak bisa merayakan Lebaran bersama putranya, yang saat ini tinggal di bawah asuhan istrinya, Wardatina Mawa.

Meskipun telah berupaya membangun komunikasi untuk mendapatkan izin bertemu pada hari kemenangan, usaha yang dilakukan oleh Insanul sia-sia.

"Iya, pasti sedih juga. Maksudnya, momennya Lebaran," ujar Insanul Fahmi saat dihubungi melalui panggilan telepon, Selasa (24/3/2026).

Akses Ditutup Setelah Momen 'Mandi Bola'

Insan mengungkapkan bahwa momen kebersamaan terakhir dengan anaknya berlangsung di arena permainan 'Mandi Bola' beberapa waktu lalu. Setelah momen singkat tersebut, hubungan komunikasinya dengan Mawa kembali terputus sama sekali.

Manusia bahkan merasakan adanya tanda-tanda yang mencurigakan dan menduga bahwa izin pertemuan sebelumnya sengaja diberikan oleh istri hanya untuk mengurangi protesnya di dunia maya.

Setelah mandi, bola tidak diberikan lagi, tidak direspons. Jadi sejak awal memang tidak diberi kesempatan bertemu. Kemudian setelah itu karena kita saling berkomentar di media sosial, apakah diberi? Karena mungkin dia butuh validasi publik bahwa dia memberi," katanya.

Hati Terbelah Mendengar Kondisi Anak

Kesedihan Insanul semakin memuncak ketika mengetahui putranya, Afnan, sering tampak sedih dan bertanya tentang keberadaan ayahnya. Ia juga merasa prihatin melihat anaknya terus-menerus muncul di media sosial dalam tengah permasalahan ini.

"Afnan ditanya 'Di mana Abati?', Afnan hanya terlihat sedih. Namun di sisi lain, Afnan sering dieksploitasi di media sosial. Terus, untuk apa itu? Jangan melibatkan anak dalam kasus seperti ini," katanya.

Sampai saat ini, Insanul mengakui terus berupaya memperbaiki hubungan dengan istrinya agar dapat bertemu dengan anaknya secara baik-baik.

"Saya sudah berusaha tetapi tidak mendapatkan respons," kata Insanul Fahmi.

Wewenang Hukum Mengungkapkan Pernyataan Terkait Pelanggaran Perjanjian

Perasaan rindu yang tidak terkendali selama momen Lebaran menyebabkan kondisi psikologis Insanul cukup terganggu. Hal ini didukung oleh kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto, yang mengatakan kliennya pernah menangis.

Tommy kecewa dengan sikap lawan yang dianggap tidak konsisten.

"Padahal sudah ada kesepakatan untuk bertemu dengan anak, justru aksesnya ditutup," kata Tommy Tri Yunanto.

Menghadapi situasi yang membeku, Insanul menunjukkan niatnya untuk kembali memanfaatkan media sosial sebagai wadah untuk menyampaikan rasa rindunya.

"Nanti aku akan bicara lagi (agar diberi lagi)," sambung Insanul Fahmi.

Komentar

Tampilkan