Ringkasan Berita:
- Aurelie Moeremans memperkenalkan bukunya yang terbaru, Broken Strings
- Setelah bukunya menjadi viral dan mendapatkan banyak dukungan, mulai muncul ancaman yang dialami Aurelie Moeremans dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang merasa tersinggung oleh buku tersebut.
- Meskipun ancaman tersebut tidak direspon, Aurelie Moeremans merasa kondisi tersebut tetap mengganggu dan menyebabkan ketidaknyamanan.
, JAKARTA- Aktris Aurelie Moeremans tidak lagi membagikan dukungan dari teman atau rekan sesama seniman terkait bukunya yang terbaru, Broken Strings.
Keputusan tersebut diambil bukan karena tidak menghargai, tetapi sebagai upaya untuk menjaga keamanan agar para pendukungnya tidak menjadi korban serangan teror.
Setelah bukunya menjadi viral dan mendapatkan banyak dukungan, mulai muncul ancaman yang dialami Aurelie Moeremans dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang merasa tersinggung oleh buku tersebut.
Aurelie Moeremans menceritakan pernah membagikan kembali dukungan dari Hesti Purwadinata mengenai buku Broken Strings.
Setelah unggahan tersebut diunggah ulang, Hesti Purwadinata dan Edo Borne, suaminya, justru mendapatkan ancaman dari orang asing.
Ancaman tersebut telah sampai ke pesan WhatsApp di nomor pribadi Edo Borne.
"Sampai sekarang, tehHesti dan suaminya masih terus mendapat ancaman, mulai dari pesan langsung hingga pesan di WhatsApp," ujar Aurelie Moeremans dilansir Senin (12/2/2026).
Meskipun ancaman tersebut tidak direspons, Aurelie Moeremans merasa kondisi tersebut tetap mengganggu dan menciptakan perasaan tidak nyaman.
"Jika aku yang menjadi ancaman, aku bisa menerima, tetapi jika orang lain ikut terkena dampak hanya karena berada di sampingku, itu sangat berat," tegas Aurelie Moeremans.
Ia menyadari bahwa mengunggah ulang justru berpotensi mengungkap identitas pendukungnya kepada pihak-pihak yang tidak baik hati.
Aurelie Moeremans terus membaca, menghargai, dan merasakan seluruh doa serta dukungan yang diberikan kepadanya.
Aurelie Moeremans menghadiahkan secara gratis buku berjudul Broken Wings yang menceritakan pengalaman pribadi mengenai luka batin dan proses pemulihan yang ia alami.
Ia menjadi korban penipuan di masa remaja, pengalaman yang saat ini ia sampaikan sebagai wujud keberanian sekaligus dukungan untuk para korban lainnya.
Pengalaman grooming yang dialami Aurelie Moeremans bisa mengacu pada penindasan atau pelecehan seksual.