MADIUN, Newsindonesia - SMK Negeri 2 Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi guru.
Sekolah tersebut menggelar workshop bertema "Bersinergi dalam Inovasi Berkolaborasi Mewujudkan Prestasi” sebagai langkah strategis memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka dan pembelajaran yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kegiatan yang berlangsung pada 25–26 Juni 2026 itu menjadi ruang bagi para guru untuk memperdalam berbagai strategi pembelajaran.
Mulai dari pengembangan perangkat ajar, pembelajaran inovatif, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mendukung tugas pendidik.
Salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Rofiq Ali Muhsin, S.Pd., M.T., Kepala SMK Negeri 5 Madiun, yang memberikan materi mengenai "optimalisasi AI sebagai alat bantu mengajar, pembuatan RPP, serta penyusunan bank soal standar TKA".
Dalam paparannya, Rofiq mengajak para guru untuk melihat AI bukan sebagai pengganti peran pendidik, melainkan sebagai alat yang dapat membantu meningkatkan efektivitas dan kreativitas dalam proses pembelajaran.
“AI bukan untuk menggantikan guru, tetapi menjadi mitra yang membantu guru bekerja lebih efektif. Dengan pemanfaatan yang tepat, guru dapat lebih fokus merancang pembelajaran yang bermakna dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” ujar Rofiq.
Rofiq Ali Muhsin dikenal sebagai praktisi pendidikan yang aktif mendorong transformasi digital di lingkungan sekolah.
Selain memimpin SMK Negeri 5 Madiun, ia juga aktif berbagi praktik baik terkait inovasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi pendidikan, pengembangan asesmen berbasis HOTS, serta strategi peningkatan kompetensi guru.
Melalui kegiatan workshop ini, SMKN 2 Madiun berharap para guru semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Penguatan kapasitas pendidik menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan prestasi peserta didik.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa SMKN 2 Madiun terus bergerak menghadirkan pendidikan yang inovatif dengan mendorong guru untuk beradaptasi terhadap perubahan zaman sekaligus memanfaatkan teknologi sebagai kekuatan baru dalam pembelajaran. (Dik_ar)