Iklan

Renungan Katolik: Jalan Masuk Surga adalah Lakukan Kehendak Tuhan

Saturday, June 27, 2026, 2:55 AM WIB Last Updated 2026-06-27T01:14:41Z
Renungan Katolik: Jalan Masuk Surga adalah Lakukan Kehendak Tuhan
Ringkasan Berita:
  • Tema renungan Katolik "Memasuki Surga: Menjalankan Kehendak Tuhan"
  • Renungan Katolik disusun untuk hari biasa minggu ke-XII tahun A.
  • Hari biasa minggu ke-12 tahun A dengan warna liturgi hijau.
  • Bacaan hari Kamis: BcE 2Raj 24:8-17; Mzm 79:1-2.3-5.8.9; Mat 7:21-29 dan BcO Ezr 9:1-9.15-10:5

, MAUMERE -Mari kita ikuti renungan Katolik pada hari Kamis, 25 Juni 2026.

Tema renungan Katolik "Memasuki Surga: Menjalankan Kehendak Tuhan"

Renungan Katolik disusun untuk hari biasa minggu ke-XII tahun A.

Renungan Katolik tersedia di bagian akhir artikel ini.

Hari biasa minggu ke-12 tahun A dengan warna liturgi hijau.

Bacaan hari Kamis: BcE 2Raj 24:8-17; Mzm 79:1-2.3-5.8.9; Mat 7:21-29 dan BcO Ezr 9:1-9.15-10:5

Bacaan Pertama:

Yoyakhin berusia delapan belas tahun ketika ia menjadi raja dan memerintah di Yerusalem selama tiga bulan. Nama ibunya adalah Nehusta, putri Elnatan dari Yerusalem. Ia melakukan hal-hal yang tidak baik di mata Tuhan, sama seperti yang dilakukan ayahnya.

Pada masa itu, orang-orang Nebukadnezar, raja Babel, menyerang Yerusalem dan kota tersebut mengalami pengepungan. Nebukadnezar sendiri juga datang untuk menyerang kota tersebut, sementara pasukannya melakukan pengepungan.

Yoyakhin, raja Yehuda, pergi menghadap raja Babel bersama ibunya, para pelayannya, pejabat, dan pegawai istana. Raja Babel menangkapnya pada tahun kedelapan masa pemerintahannya.

Nebukadnezar mengambil semua barang dari perbendaharaan rumah Tuhan dan istana raja. Ia juga menghancurkan emas yang terdapat pada seluruh peralatan emas yang dibuat oleh Salomo di Bait Tuhan, sesuai dengan perkataan Tuhan.

Ia membawa penduduk Yerusalem ke dalam pembuangan: seluruh komandan, semua pahlawan yang tangguh, sekitar sepuluh ribu tawanan, serta para tukang dan tukang logam. Tidak ada yang ditinggalkan kecuali orang-orang yang paling lemah dari penduduk negeri tersebut.

Yoyakhin juga dibawa ke Babel bersama ibunya, istrinya, para pelayan istana, serta penduduk berpengaruh di wilayah tersebut. Mereka dipindahkan sebagai tahanan dari Yerusalem ke Babel.

Seluruh orang pemberani, sekitar tujuh ribu orang, tukang dan ahli logam sekitar seribu orang, serta prajurit yang mampu berperang juga dibawa ke Babel.

Kemudian raja Babel menunjuk Matanya, pamannya Yoyakhin, sebagai raja penggantinya dan mengganti namanya menjadi Zedekia.

Mazmur Tanggapan: Mazmur Asaf: 79:1-5, 8-9

Ya Tuhan, bangsa-bangsa lain telah memasuki tanah yang menjadi milik-Mu, mengotori bait suci-Mu, dan menjadikan Yerusalem sebagai tumpukan puing.

Mereka menyerahkan jenazah hamba-hamba-Mu sebagai makanan bagi burung-burung di langit, dan daging orang-orang yang Engkau cintai kepada binatang-binatang liar di permukaan bumi.

Mereka membuang darah orang-orang tersebut seperti air di sekitar Yerusalem, dan tidak ada yang menguburkan mereka.

Kami menjadi bahan ejekan bagi tetangga-tetangga kami, menjadi sindiran dan cemoohan bagi orang-orang di sekitar kami.

Selama berapa lama, ya Tuhan, Engkau akan terus marah dan iri-Mu menyala seperti api?

Janganlah kami dianggap bersalah karena kesalahan leluhur kami; semoga kasih-Mu segera datang menyertai kami, karena kami sudah sangat lemah.

Mohonlah tolong kami, ya Allah yang menyelamatkan kami, demi kehormatan nama-Mu. Lepaskanlah kami dan berikanlah pengampunan atas dosa-dosa kami karena nama-Mu.

Bait Pengantar Injil:

P: Alleluya

U: Alleluya

Bacaan Injil Katolik:

P: Berikut adalah Injil Yesus Kristus yang ditulis oleh Santo Matius, ayat 7:21-29

U: Dimuliakanlah Tuhan

Bukan semua orang yang mengucapkan: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, tetapi mereka yang menjalankan kehendak Bapa-Ku di surga.

Pada hari terakhir, banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat dengan nama-Mu, mengusir iblis atas nama-Mu, dan melakukan berbagai tanda ajaib juga atas nama-Mu?

Pada saat itu Aku akan jujur kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kalian! Pergilah dari hadapan-Ku, kalian semua pelaku kejahatan!

Setiap orang yang mendengarkan perkataan-Ku ini dan mengamalkannya, ia seperti orang bijak yang membangun rumahnya di atas batu.

Lalu turun hujan, muncul banjir, dan angin menghancurkan rumah tersebut, namun rumah itu tidak roboh karena dibangun di atas batu.

Namun, setiap orang yang mendengar perkataanku ini tetapi tidak melakukannya, ia seperti orang bodoh yang membangun rumahnya di atas pasir.

Lalu turun hujan, muncul banjir, dan angin menghancurkan rumah tersebut, sehingga rumah itu roboh dan kerusakannya sangat parah."

Setelah Yesus selesai berbicara, orang banyak terkejut mendengarkan ajaran-Nya, karena Ia mengajar dengan otoritas, berbeda dengan para ahli Taurat mereka.

P: Demikianlah Injil Tuhan

U: Terpujilah Kristus

Renungan Harian Katolik

Memasuki Surga: Menjalankan Kehendak Tuhan

Kamis 25 Jun 2026

Tidak semua orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, tetapi mereka yang menjalankan kehendak Bapa-Ku yang berada di sorga (Mat 7:21)

2Raj 24:8-17 Mzm 79:1-5.8-9 Mat 7:21-29

Pesan hari ini mengingatkan kita bahwa masuk ke dalam Kerajaan Surga tidak cukup hanya dengan ucapan. Keyakinan harus ditunjukkan melalui tindakan. Kata-kata tanpa perbuatan ibarat membangun rumah di atas pasir yang mudah hancur saat badai menerjang. Demikian pula, iman yang tidak diwujudkan akan rentan goyah ketika menghadapi ujian.

Namun, tindakan saja tidak cukup. Segala sesuatu yang kita lakukan harus sesuai dengan keinginan Tuhan. Terkadang kita bertindak berdasarkan keinginan pribadi, bahkan dalam pelayanan, ada kepentingan diri yang terselip di dalamnya. Tuhan menginginkan hati yang jujur dan ketaatan yang sungguh-sungguh. Mudah-mudahan hari ini kita semakin dikuatkan untuk tidak hanya mendengar dan menyampaikan firman, tetapi juga melaksanakannya sesuai dengan kehendak-Nya.

Yesus Tuhan, bimbinglah kami agar iman kami terlihat dalam tindakan dan senantiasa sesuai dengan kehendak-Mu. Amin. (Sr. M. Ivanna, P.Karm). (Sumber iman katolik.or.id/

Berita Lainnya di Berita Google

Komentar

Tampilkan