Iklan

Menteri Kesehatan: Bullying Jadi Keluhan Terbesar Dokter dari Senior

Sunday, June 28, 2026, 4:59 AM WIB Last Updated 2026-06-28T05:04:23Z

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan bahwa perundungan atau bullyingkeluhan paling umum yang disampaikan oleh tenaga medis kepada Kementerian Kesehatan.

Budi menyebutkan bahwa temuan tersebut didapatkan dari berbagai laporan yang diterima oleh Kementerian Kesehatan, termasuk keluhan yang disampaikan secara langsung maupun melalui saluran yang telah disediakan pemerintah.

"Yang pertama yang sedikit mengejutkan saya, ternyata keluhan terbanyak dari dokter adalah bullying," ujar Budi dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6).

Menurutnya, sebagian besar kejadian perundungan justru datang dari lingkungan kerja di bidang kesehatan, terutama dari para senior atau rekan sejawat.

{Ternyata yang paling sering terjadi adalah mereka yang mengalami bullying. Dan kebanyakan dari mereka adalah teman-teman atau senior mereka. Nah, masing-masing kelompok}pressureini atau ketidaknyamanan dokter ini kita kenali, dan kita akan selesaikan satu per satu, ya," kata Budi.

"Ada ancaman bullying dari rekan sejawat, dan ini sangat tinggi," tambahnya.

Budi menjelaskan, pemerintah mengenali berbagai jenis tekanan yang dirasakan oleh tenaga kesehatan, mulai dari ancaman hukum akibat tuntutan pasien, ancaman fisik saat bekerja, hinggabullyingdi lingkungan kerja. Namun, menurut data yang diterima Kementerian Kesehatan, kasus kekerasan menjadi isu yang paling utama.

“Ada ancaman bullying dari rekan sejawat, dan ini sangat tinggi," katanya.

Ia memberikan contoh adanya dokter yang menghadapi tekanan saat ingin bekerja di suatu daerah atau memasuki lingkungan kerja baru yang sudah dikuasai oleh kelompok tertentu.

"Yang biasa kita dengar, ada seorang dokter yang ingin masuk ke daerah lain yang bukan FK-nya beliau, oh ditekan di sana. Atau dia masuk ingin bekerja ada seniornya, ditekan," kata Budi.

Menurutnya, tindakan tersebut merupakan hambatan besar yang perlu segera ditangani karena dapat menghambat penyebaran tenaga kesehatan serta mengganggu kemajuan karier dokter, terutama dokter muda yang baru memulai praktik.

"Dan ini adalah gangguan yang paling sering harus kita lindungi secara sistematis, terutama bagi dokter muda dan dokter yang ditempatkan di lokasi lain," katanya.

Untuk menangani masalah tersebut, Kementerian Kesehatan telah menyediakan saluran pengaduan bagi tenaga kesehatan yang mengalami kekerasan atau tekanan saat bekerja. Saluran ini mencakup pelaporan ancaman fisik, intimidasi, hingga perundungan yang dilakukan oleh rekan sesama tenaga kesehatan.

"Kita juga menyediakan saluran jika ada tekanan-tekanan kekerasan, baik itu fisik, dari pasien, atau dari siapa pun yang tidak kita kenal, termasuk juga dari rekan sejawat, hal tersebut kita masukkan," jelas Budi.

Komentar

Tampilkan