Iklan

Mentan: Dampak Positif Perang AS-Iran Tingkatkan Ekspor Pertanian RI

Saturday, June 20, 2026, 7:20 PM WIB Last Updated 2026-06-20T01:14:57Z
 

- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa Indonesia berhasil memanfaatkan peluang positif dari situasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Salah satu manfaat yang diperoleh adalah peningkatan ekspor hasil pertanian.

"Manfaat positifnya kita manfaatkan dengan baik. Contohnya, ekspor kita meningkat, khususnya sektor pertanian yang naik sebesar Rp 166 triliun. Impor kita berkurang sebesar Rp 41 triliun karena kita tidak mengimpor beras," ujar Amran di Istana, Jakarta, Kamis (18/6).

Selain itu, Amran mengakui bahwa Indonesia masih memerlukan impor kedelai. Oleh karena itu, ia meminta para pengusaha kedelai agar tidak memperoleh keuntungan yang berlebihan.

"Mengapa? Tolong tunjukkan rasa empati, rasa peduli terhadap saudara-saudara kita. Karena selama ini impor kami tidak menyulitkan," katanya.

Disebutkan oleh Amran, jika nanti ditemukan pengusaha kedelai yang menaikkan keuntungan secara tidak wajar, pemerintah akan mencabut izin impornya.

"Kami berjanji bahwa jika ada pihak yang menaikkan harga secara semena-mena, kami akan memastikan izin impornya tidak dikeluarkan untuk tahun mendatang. Dan ini menjadi tanggung jawab kami. Oleh karena itu, kami menginginkan stabilitas, pasokan pangan tersedia, dan beras bukan lagi penyumbang utama inflasi. Hal ini sudah terjadi selama dua tahun berturut-turut. Pernyataan ini disampaikan oleh Pak Mendagri," tutupnya.

Komentar

Tampilkan