Iklan

Rumah Warga Desa Kawio Sangihe Rusak Akibat Gempa, Pengungsi Butuh Bantuan Makanan dan Obat

Wednesday, June 10, 2026, 11:11 AM WIB Last Updated 2026-06-10T11:01:22Z
Rumah Warga Desa Kawio Sangihe Rusak Akibat Gempa, Pengungsi Butuh Bantuan Makanan dan Obat
Ringkasan Berita:
  • Gempa bumi dengan kekuatan 7,7 skala Richter mengguncang kawasan Sangihe, Senin (8/6/2026).
  • Gempa tersebut menyebabkan beberapa rumah warga di Desa Kawio, Marore, Sangihe mengalami kerusakan.
  • Warga masih tinggal di tempat pengungsian yang berada di berbagai titik aman.
 

, SANGIHE– Gempa bumi besar yang mengguncang kawasan laut dekat Kepulauan Sangihe pada Senin (8/6/2026) menyebabkan beberapa rumah penduduk di Desa Kawio, Kecamatan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe mengalami kerusakan.

Sampai saat ini, penduduk Desa Kawio masih tinggal di tempat pengungsian yang berada di berbagai titik aman, seperti daerah pegunungan, lapangan desa, dan area belakang kantor PLN setempat.

Berdasarkan data yang diperoleh, masyarakat memerlukan bantuan darurat berupa makanan siap santap, air minum yang layak, obat-obatan, serta kebutuhan pokok lainnya. Kondisi tempat pengungsian yang sudah berlangsung sejak pagi menyebabkan warga, termasuk anak-anak dan lansia, membutuhkan perhatian serta bantuan secepatnya.

Gempa dengan kekuatan 7,7 skala Richter yang berada di perairan dekat Mindanao, Filipina, terasa kuat di wilayah Kepulauan Sangihe dan sempat mengakibatkan peringatan dini tsunami dari BMKG.

Warga berharap pemerintah daerah, lembaga terkait, serta berbagai organisasi kemanusiaan segera memberikan bantuan ke Desa Kawio karena kondisi masyarakat yang masih tinggal di tempat pengungsian.

"Silakan segera bantu makanan dan obat-obatan. Masyarakat saat ini masih tinggal di pengungsian di gunung, lapangan, dan belakang PLN," demikian permintaan yang disampaikan oleh penduduk setempat.

Sementara itu, proses identifikasi kerusakan rumah serta dampak gempa lainnya masih berlangsung terus-menerus dilakukan oleh aparat pemerintah dan instansi terkait di wilayah Kecamatan Marore. Data mengenai jumlah rumah yang rusak masih menunggu hasil pengukuran resmi.

(/Edu)

-

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaruan terkini mengenai berita menarik lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Komentar

Tampilkan