Ringkasan Berita:
- Tim Damkar Sukoharjo melakukan evakuasi ponsel pengunjung yang terjatuh ke Telaga Pakujoyo, pada hari Minggu (3/5/2026), karena mengandung data penting.
- HP jatuh saat korban naik perahu karet; laporan diterima pukul 08.40 WIB dan petugas segera berangkat ke lokasi.
- Empat anggota turun ke kolam dan berhasil menemukan ponsel dalam waktu 15 menit setelah sebelumnya gagal menggunakan jaring.
Jurnalis, Anang Ma'ruf
, SUKOHARJO- Tindakan berani dilakukan oleh Damkar Sukoharjo.
Beberapa anggota Damkar nekat memasuki Telaga Pakujoyo, Gayam, Kecamatan Sukoharjo pada hari Minggu (3/5/2026) pagi.
Mereka membantu pengunjung yang ponselnya terjatuh saat berlibur di danau tersebut.
Alasan Damkar, selain karena tugas membantu masyarakat, pemilik menyebut terdapat data penting di ponsel tersebut.
Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran Satpol PP Sukoharjo, Margono, menyampaikan bahwa permintaan evakuasi tersebut disebabkan oleh rasa panik pemilik HP yang kehilangan perangkatnya saat berada di tengah telaga.
"Secara nilai mungkin tidak mahal, namun menurut pemilik hal yang paling penting adalah berkas di dalamnya. Maka mereka meminta bantuan agar ponsel tersebut bisa ditemukan," katanya, Minggu (3/5/2026).
Kejadian dimulai ketika korban meletakkan ponselnya di saku jaket sebelum naik ke perahu bebek.
Namun, ketika tiba di tengah danau, korban baru menyadari ponselnya telah jatuh ke dalam air.
Menghadapi laporan yang diterima sekitar pukul 08.40 WIB, tim Damkar Sukoharjo segera bertindak cepat menuju tempat kejadian.
Empat Personel Terjun
Saat tiba di lokasi kejadian, petugas berusaha melakukan pencarian dengan menggunakan jaring.
Namun, karena posisi HP berada di tengah danau, metode tersebut tidak memberikan hasil.
Akhirnya, empat anggota pemadam kebakaran memutuskan untuk langsung turun ke air dan melakukan pencarian di lokasi secara manual.
"Karena titiknya berada di tengah danau, petugas harus turun langsung. Empat anggota kami melompat masuk untuk melakukan pencarian," jelas Margono.
Pengungsian berlangsung sekitar 15 menit.
Berkat kecepatan dan kerja sama tim, ponsel tersebut akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan basah.
Margono menambahkan, jika HP tidak segera ditemukan, pihaknya telah mempertimbangkan untuk mengajukan permohonan bantuan tim SAR dalam melakukan pencarian yang lebih mendalam.
"Rencananya jika belum ditemukan, kami akan meminta bantuan SAR. Tapi alhamdulillah bisa ditemukan lebih cepat," katanya.
(*)