
, JAKARTA - Band death metal asal Yogyakarta,Exhumationmelanjutkan penyebaran musik kematian ke berbagai negara.
Exhumation baru saja mengumumkan akan mengadakan tur Asia dengan tema Antaka Lelana pada 5 Juni 2026 mendatang.
Tur ini disajikan secara eksklusif oleh Brazen Axe Productions, yang sekarang bertindak sebagai agen pemesanan resmi Exhumation di Asia.
Antaka Lelana menjadi tanda awal baru dalam rangkaian panjang perjalanan musikal Bones, Ghoul, dan tiga Ironheart lainnya.Jadwal tur berikutnya datang setelah masa produktif yang semakin memperkuat posisi Exhumation di dunia death metal.
Penggalian kembali memperkuat posisinya di panggung internasional setelah merilis album split kolaboratif bersama Funeral Chant (Amerika Serikat) dengan judul Sacred Oath: Temple of Death pada 2026, live split Morbid Death Cult bersama Masakre pada 2025, serta album penuh keempatnya yang berjudul Master’s Personae pada 2024.
Tiga rilisan tersebut menjadi dasar utama Exhumation dalam menjalani Antaka Lelana yang bukan hanya sekadar rangkaian pertunjukan lintas negara, tetapi juga ekspresi langsung dari identitas musikal yang telah terbentuk selama 18 tahun.
Mengusung inti metal of death sebagai fokus utama, Exhumation siap memberikan pengalaman konser death metal yang melebihi batas kekerasan.Panggung akan berubah menjadi ruang dialog yang intens dan mendalam, menyerap energi setiap indra hingga kegelapan dari Exhumation itu hidup.
Tur Antaka Lelana yang dilakukan oleh Exhumation meliputi 8 kota di Asia.
Tur dimulai pada 5 Juni 2026 di Manila, 6 Juni di Kuala Lumpur, 7 Juni di Bangkok, Thailand, 9 Juni di Hong Kong, 11 Juni di Taipei, (pembuka Incantation), 12 Juni di Shanghai, (pembuka Incantation), 13 Juni di Tianjin, (pembuka Incantation), dan 14 Juni 2026 di Hanoi.Di tiga titik konser Antaka Lelana, Exhumation juga berkesempatan tampil sebagai band pembuka khusus untuk grup death metal legendaris Incantation dari Amerika Serikat.
Setiap panggung yang dikuasai oleh Exhumation akan berubah menjadi altar, setiap dentuman menjadi mantra, dan setiap kota menjadi saksi dari energi gelap yang mereka bawa.
Tur tersebut juga menjadi momen penting bagi Exhumation dalam memperluas panggung penonton di kawasan Asia, menghubungkan energi musikal dengan penggemar musik metal yang semakin berkembang di berbagai daerah.
Tur Antaka Lelana mendapatkan dukungan dari berbagai pihak yang memiliki peran penting dalam Exhumation, termasuk Pulverised Records (Singapura), Carbonized Records (Amerika Serikat), serta Hotone Audio, yang turut berkontribusi besar dalam perjalanan tur Exhumation di Asia.(ded/jpnn)