Iklan

Pawai Kemerdekaan Palembang Menghiasi Jalan Kolonel Atmo

Monday, April 20, 2026, 5:29 AM WIB Last Updated 2026-04-20T00:54:44Z
Pawai Kemerdekaan Palembang Menghiasi Jalan Kolonel Atmo
Ringkasan Berita:
  • Perayaan Car Free Night (CFN) Atmo secara resmi diperkenalkan oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru, bersama Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.
  • CFN Atmo diharapkan mampu memacu perkembangan ekonomi setempat, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
  • Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, berharap area sepanjang 325 meter ini menjadi tempat yang sering dikunjungi setiap hari Minggu, yang aman, nyaman, dan mampu meningkatkan kualitas kehidupan warga.

, PALEMBANG --Ratusan warga memenuhi area Jalan Kolonel Atmo, Kota Palembang, saat peluncuran perdana Car Free Night (CFN) Atmo yang secara resmi dibuka oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru, bersama Wali Kota, Ratu Dewa, pada Sabtu (18/4/2026) malam.

Keramaian perayaan pembukaan dimulai dengan tampilan marching band dengan tema “The Legend Pulau Kemaro”, diikuti oleh pameran pakaian dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Berbagai macam hiburan menambah semarak suasana, seperti tampilan komunitas ibu-ibu, permainan tradisional, cosplay, kuda lumping, serta barongsai.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan keinginan warga akan hiburan, khususnya di malam hari akhir pekan.

"Masyarakat Kota Palembang sangat membutuhkan hiburan, khususnya pada malam Minggu. Oleh karena itu, selain telah merevitalisasi air mancur, kami menyediakan CFN Atmo sebagai tempat aktivitas di malam hari," ujar Ratu Dewa, Sabtu (18/4/2026).

Ia berharap kehadiran CFN Atmo dapat meningkatkan perkembangan ekonomi setempat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang jumlahnya sekitar 188 ribu di Kota Palembang.

Selain itu, pemerintah sedang melakukan pengaturan beberapa area publik seperti Benteng Kuto Besak dan Kambang Iwak sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Menurut Dewi Ratu, keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi dan lembaga legislatif.

CFN Atmo yang memiliki panjang sekitar 325 meter diharapkan menjadi tempat interaksi masyarakat, baik dalam bidang olahraga, seni, maupun budaya.

"Kami berharap kawasan ini menjadi tempat untuk mengekspresikan kreativitas sambil memperkuat citra Palembang sebagai kota yang ramah dan maju," tambahnya.

Ia juga mengajak warga untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan area tersebut, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai acara yang akan diadakan secara rutin setiap malam Minggu.

Di sisi lain, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menghargai antusiasme warga yang hadir memenuhi tempat pelaksanaan acara.

"Ramai sekali, Pak Wali, dari ujung ke ujung. Peluncuran CFN Atmo diharapkan tidak hanya menjadi acara hiburan, tetapi juga menjadi tradisi baru yang dinantikan masyarakat setiap minggu, sekaligus meningkatkan kualitas hidup melalui kegiatan positif dan memperkuat persatuan warga dari berbagai daerah," katanya.

Menurutnya, Wali Kota Palembang beserta tim kreatif telah menyiapkan penyelenggaraan ini dengan baik.

Maka, saat Wali Kota Palembang menyampaikan rencana adanya Car Free Night sebagai kegiatan rutin, Herman Deru langsung menyatakan persetujuannya. Bukan hanya meriah, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian.

"Dari 188 ribu UMKM akan mengalami peningkatan. Mungkin tidak semua di sini, tetapi dampaknya bisa terasa. Oleh karena itu, dinas di Kota Palembang perlu diatur agar pelaku UMKM dapat melakukan transaksi dan menampilkan seni mereka secara bergiliran," katanya.

Ia juga menyarankan agar fasilitas penerangan, hiasan lampu, dan area tersebut ditingkatkan kenyamanannya serta yang paling utama adalah keamanan dan kenyamanan pengunjung di CFN Atmo ini.

Ini tentu merupakan hasil nyata dari Wali Kota dan perlu bekerja lebih keras lagi agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang pantas.

   

Baca artikel menarik lainnya di Berita Google

Ikuti dan ikut serta dalam saluran WhatsApp Tribunsumsel

Komentar

Tampilkan