
- Nama Wali Songo diberikan kepada sembilan tokoh yang terkenal dalam menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa.
Sembilan wali atau utusan yang dikenal sebagai Wali Songo menyebar di berbagai wilayah pulau Jawa dalam rangka menyebarkan ajaran agama kepada masyarakat.
Para wali ini dikenal dengan gelar sunan, berasal dari kata susuhunan yang merupakan panggilan untuk seseorang yang dihormati.
Keberadaan para Wali Songo menjadi salah satu catatan yang penting dalam sejarah penyebaran agama Islam di Nusantara.
Namun, mengapa hanya sembilan tokoh penyebar agama Islam di Jawa yang dikenal sebagai Wali Songo?
Alasan mengapa hanya terdapat 9 Wali Songo
Dilansir dari laman (27/4/2028), Profesor sejarah UGM, Djoko Suryo menyatakan bahwa berdasarkan sumber-sumber yang ada, sebenarnya para wali penyebar agama Islam di Jawa tidak hanya sembilan.
Mengenai mengapa terdapat sembilan wali yang lebih dikenal, yang kemudian dikenal sebagai Wali Songo, hingga saat ini belum ada penjelasan yang pasti.
Namun demikian, menurut Djoko, angka sembilan diduga dipilih karena dianggap memiliki makna suci berdasarkan pandangan budaya Jawa tradisional.
Banyaknya wali yang berada di Jawa pada masa tersebut kemudian dibagi menjadi dua kelompok.
Pertama, para wali tingkat tertinggi, yaitu mereka yang dikenal sebagai Wali Songo. Mereka adalah kelompok wali yang memiliki peran dan tugas yang berkaitan erat dengan pusat pemerintahan kerajaan Islam, seperti Kesultanan Demak, Cirebon, dan Banten.
Djoko mengatakan, Wali Songo secara fungsional bertindak sebagai penasihat sultan atau raja, bahkan bisa terlibat dalam dinamika politik kerajaan.
Hubungan mereka dengan raja dan pusat kekuasaan sangat erat, sehingga wajar jika Wali Songo menjadi lebih dikenal di seluruh wilayah Jawa.
Kelompok kedua terdiri dari para wali yang berada di tingkat lokal atau daerah, dengan cakupan tugas dan peran yang lebih sempit serta lebih dikenal hanya di wilayah setempat.
Tujuh Wali dan wilayah penyebaran ajaran mereka
Dikutip dari , Senin (12/5/2025) berikut adalah daftar nama-nama Wali Songo beserta area penyebaran ajarannya:
- Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim/Syekh Magribi) menyebarkan ajaran di kawasan Gresik, Jawa Timur.
- Sunan Ampel (Raden Muhammad Ali Rahmatullah/Raden Rahmat) melakukan dakwah di kawasan Ampel Denta, Surabaya.
- Sunan Giri (Muhammad Ainul Yaqin) menyebarkan ajaran agama di kawasan Gresik, Madura, serta beberapa wilayah di luar Jawa.
- Sunan Bonang (Maulana Makdum Ibrahim) melakukan dakwah di kawasan Tuban, Rembang, Pulau Bawean, hingga Madura.
- Sunan Drajat (Raden Syarifudin/Raden Qasim) melakukan dakwah di kawasan pesisir Gresik hingga Lamongan.
- Sunan Kalijaga (Raden Said) menyebarkan ajaran agama di kawasan Cirebon dan menyebar hingga Pamanukan serta Indramayu.
- Sunan Muria (Raden Umar Said/Raden Parwoto) melakukan dakwah di wilayah Jepara, Tayu, Juana, serta sekitar Kudus dan Pati.
- Sunan Kudus (Sayyid Ja'far Shadiq Asmatkhan/Raden Undung) menyebarkan ajaran di kawasan Kudus.
- Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah) menyebarkan ajaran agama di kawasan pesisir Cirebon menuju daerah pedalaman Pasundan atau Priangan.
Setiap dari Sunan Wali Songo memiliki cara khusus dalam berdakwah agar ajaran Islam dapat diterima di daerah yang mereka jangkau.