Jakarta, IDN Times- Perusahaan ritel mode terkenal di Indonesia, yaitu PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengumumkan perubahan nama perusahaan.
Berdasarkan dokumen Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diambil dari informasi terbuka Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (17/4/2026), perusahaan mengganti namanya menjadi PT MDS Retailing Tbk.
"Jika nama perusahaan yang diajukan tidak mendapatkan persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia serta/atau lembaga terkait lainnya, maka Direksi Perusahaan, dengan pengawasan Dewan Komisaris, diberi wewenang untuk menentukan dan menggunakan nama alternatif yang memiliki makna serupa, tanpa memerlukan persetujuan tambahan dari RUPS," demikian isi risalah RUPSLB tersebut.
1. Matahari masih menyediakan beberapa toko fisik
Pusat perbelanjaan Matahari telah mengumumkan penutupan beberapa cabangnya dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu contohnya adalah toko di Mal Cibubur Junction, Jakarta Timur, yang ditutup tahun lalu.
Namun, Matahari masih memiliki beberapa cabangoffline di beberapa lokasi. Berdasarkan situs webnya, Matahari masih memiliki toko di Mal Ciputra Cibubur, Blok M Plaza, Cilandak Town Square, The Park Pejaten, Mal Metropolitan Bekasi, Mal Manhattan Medan, Mal Pekanbaru, dan seterusnya.
2. Pemegang saham menyetujui pemindahan 31 juta lembar saham
RUPSLB juga menyetujui perpindahan kepemilikan saham yang diperoleh dari pembelian kembali (saham treasury) melalui pengambilan kembali sebanyak 31 juta saham.
Saham merujuk pada seluruh saham yang telah dibeli kembali (buyback) oleh perusahaan berdasarkan hasil pelaksanaan pembelian kembali saham perusahaan yang telah dilakukan hingga 9 April 2026, dengan cara pengurangan modal yang ditempatkan dan disetor perusahaan.
3. Tebar dividen jumbo
Perusahaan juga mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari Kamis, (15/4) lalu. Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui pembagian dividen sebesar Rp250 per lembar saham, yang berasal dari pencapaian laba bersih 2025 sejumlah Rp725,4 miliar, turun 12,4 persen secarayear on year (yoy).
Berikut adalah jadwal pembagian dividen perusahaan:
Pembagian dividen di pasar biasa dan negosiasi pada 23 April 2026.
Ex dividen di pasar biasa dan negosiasi pada 24 April 2026.
Pembagian dividen di pasar tunai pada 27 April 2026.
Ex dividen di pasar tunai pada 28 April 2026.


