Iklan

Jasad Pria dengan Luka Leher Ditemukan di Jombang

Wednesday, April 15, 2026, 6:27 AM WIB Last Updated 2026-04-15T12:33:25Z
Jasad Pria dengan Luka Leher Ditemukan di Jombang
Ringkasan Berita:
  • Warga dari Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, dikejutkan dengan ditemukannya jenazah seorang pria tanpa identitas di sungai Sekunder Turi Baru, pada hari Minggu (12/4/2026).
  • Hanya mengenakan celana dalam, korban ditemukan terlentang dengan luka parah di lehernya, tersangkut di pagar pembatas sungai.
  • Jenazah segera dievakuasi oleh polisi ke RSUD Jombang untuk proses identifikasi dan pemeriksaan medis lanjutan.
 

, JOMBANG- Penduduk Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang, terkejut dengan ditemukannya jenazah seorang pria tanpa identitas di aliran sungai Sekunder Turi Baru, pada hari Minggu (12/4/2026) siang.

Korban ditemukan dengan luka di leher, terjepit pada pagar pembatas sungai yang terhubung ke Saluran Induk Mrican Kanan.

Kondisi Jasad saat Ditemukan

Kepala Dusun Paras, Johan Dwi Santoso, kepada , menyatakan bahwa kondisi jenazah masih tergolong segar saat ditemukan.

Korban diketahui hanya memakai celana dalam dan berada dalam posisi terlentang.

"Ditemukan di sungai, tersangkut di beton pembatas. Kondisinya masih cukup segar," katanya kepada , Minggu (12/4/2026).

Luka di Bagian Leher

Temuan tersebut segera disampaikan kepada pihak yang berwenang.

Tidak lama kemudian, anggota Polsek Megaluh tiba di tempat kejadian guna melakukan proses evakuasi.

Saat proses penanganan, petugas menemukan adanya luka parah di bagian leher korban.

"Terdapat luka di leher yang cukup berat. Dugaan sementara masih belum dapat dipastikan," kata Johan.

Dievakuasi ke RSUD Jombang

Berikut adalah beberapa variasi dari teks tersebut: 1. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Jombang untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut, termasuk pemeriksaan medis guna menentukan penyebab pasti kematian. 2. Setelah itu, tubuh korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Jombang agar dapat menjalani identifikasi lanjutan serta pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab kematian yang sebenarnya. 3. Berikutnya, jasad korban diangkut ke RSUD Jombang untuk dilakukan pengidentifikasian lebih lanjut dan pemeriksaan medis guna mengungkap penyebab kematian yang pasti. 4. Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Jombang dalam rangka melakukan identifikasi tambahan serta pemeriksaan medis agar dapat mengetahui penyebab kematian secara pasti. 5. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Jombang untuk proses identifikasi lebih lanjut dan pemeriksaan medis guna menemukan penyebab kematian yang tepat.

Warga Sekitar Tidak Mengenali Identitas Korban

Sementara Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan menyampaikan, hasil pencarian awal di sekitar lokasi belum menemukan warga yang mengenali identitas korban.

Berdasarkan data sementara, korban diduga berasal dari luar wilayah.

"Dari hasil penyelidikan awal, tidak ada penduduk yang mengenal korban. Dugaan sementara menyebutkan bahwa korban bukan dari Megaluh maupun Jombang," katanya dalam keterangan yang diterima.

Jasad seorang pria yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun ditemukan dalam posisi telungkup dan terjepit di bagian beton yang membatasi aliran sungai.

Temuan tersebut pertama kali diungkapkan oleh seorang petani yang sedang melakukan kegiatan di sekitar lokasi.

Dikira terbawa arus dari wilayah lain

Polisi mengira jenazah korban terbawa arus dari daerah lain. Hal ini karena saluran tersebut berhubungan hingga ke wilayah Kediri.

Selain itu, kondisi debit air yang sempat meningkat sejak malam hingga pagi hari diduga turut memengaruhi pergerakan jasad.

"Kebocoran air sempat tinggi, lalu menurun, sehingga korban terjebak di balok beton," ujar Kapolres.

Baca berita lainnya di Google Berita

Komentar

Tampilkan