Iklan

IHSG Naik ke 7.671, BBCA, BUMI, dan TLKM Melaju Hijau

Friday, April 24, 2026, 7:57 PM WIB Last Updated 2026-04-24T11:44:40Z

, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin (20/4/2026). Beberapa saham seperti BBCA, BUMI, serta TLKM berada di zona hijau.

Berdasarkan data RTI Infokom, pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka pada angka 7.663,39. IHSG kemudian berfluktuasi antara 7.655 hingga 7.671.

Diketahui, 310 saham mengalami kenaikan, 133 saham mengalami penurunan, dan 254 saham berada dalam kondisi stagnan. Kapitalisasi pasar IHSG terlihat meningkat menjadi Rp13.697 triliun.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) tercatat sebagai salah satu saham yang mengalami kenaikan pada pagi hari ini, dengan kenaikan sebesar 0,78% menjadi Rp6.475 per saham.

Saham lainnya yang juga mengalami kenaikan adalah saham milik Grup Bakrie, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang naik sebesar 0,81% menjadi Rp250 per saham.

Saham TLKM mengalami kenaikan sebesar 1,94% menjadi Rp3.160, saham ESSA meningkat 2,60% menjadi Rp790, serta saham PTRO naik 1,21% pada pagi ini menjadi Rp6.275 per saham.

Analisis dari Imam Gunadi, Equity Analyst Indo Premier Sekuritas, menyebutkan bahwa pada minggu 20-24 April 2026, IHSG masih berada dalam tahap konsolidasi dengan cenderungan sideways dan cenderung fluktuatif akibat dominasi isu geopolitik serta belum pulihnya aliran dana asing secara konsisten.

Secara teknis, menurutnya area 7.773 menjadi penghalang terdekat yang sangat penting, jika mampu ditembus maka akan membuka ruang kenaikan lebih lanjut. Namun selama masih tertahan, kemungkinan penarikan kembali tetap perlu diwaspadai.

Di sisi lain, tingkat 7.308 menjadi dukungan kritis yang akan berfungsi sebagai penyangga jika terjadi tekanan, terutama jika ada sentimen negatif dari pasar global.

"Secara keseluruhan, pergerakan IHSG kemungkinan masih akan berada dalam kisaran tersebut, dengan pasar yang cenderung merespons terhadap perubahan di luar," kata Imam.

_______

Disclaimer: berita ini tidak dimaksudkan untuk mendorong pembelian atau penjualan saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Komentar

Tampilkan