Ibu dari almarhumah aktris Julia Perez, Sri Wulansih akhirnya memberikan pernyataan setelah menjadi perhatian publik. Ia mendapatkan kritikan karena menjual aset yang ditinggalkan oleh putrinya, yang selama ini diketahui memiliki nilai yang cukup besar.
Tidak hanya itu, Sri Wulansih juga menghadapi kritikan dari netizen yang merasa sikapnya tidak konsisten. Hal ini terkait dengan pengakuannya mengenai kesulitan finansial, namun masih terlihat memakai tas merek mewah.
Diketahui, Sri Wulansih pernah meminta bantuan dari presenter terkenal Raffi Ahmad. Permintaan ini dilakukan karena dia mengalami kesulitan dalam membayar sewa apartemen yang merupakan warisan Julia Perez dan hingga saat ini belum bisa disewakan.
Merespons kritikan mengenai tas mewah yang ia pakai, Sri Wulansih memberikan penjelasan. Ia menyatakan bahwa tas tersebut adalah warisan dari putrinya yang telah meninggal dan merupakan satu-satunya kenangan yang masih ia simpan.
"Katanya mengatakan sulit tetapi masih menggunakan tas," ujar Sri Wulansih dalam podcast C8.
"Itu tas warisan, satu-satunya, tas sudah rusak tetap saja ibu perbaiki," jelasnya.
Sri Wulansih juga menyampaikan bahwa kondisi tas tersebut sudah tidak layak dijual meskipun berasal dari merek mahal. Menurutnya, tidak ada yang tertarik membeli barang tersebut karena kondisinya yang sudah rusak.
"Dompet itu juga jika dijual tidak ada yang mau, meskipun dompetnya mahal," katanya.
"Mama juga tidak ingin menjualnya, karena sayang akan benda tersebut. Mama juga ingin membelinya tapi tidak bisa," lanjutnya.
Meskipun terus menerima kritikan negatif, Sri Wulansih memutuskan untuk tidak terlalu memperhatikan pendapat orang lain. Ia merasa bahwa masyarakat tidak menyadari kondisi sebenarnya yang sedang ia alami saat ini.
"Kami tidak apa-apa jika orang ingin menghujat kami, silakan," katanya.
"Tapi dia tidak tahu bagaimana sebenarnya," tambah Sri Wulansih.
Selanjutnya, Sri Wulansih menjelaskan alasan ia meminta bantuan Raffi Ahmad. Ia mengatakan bahwa ia teringat pesan Julia Perez saat masih hidup, yang menyuruh ibunya untuk menghubungi Raffi jika suatu saat membutuhkan bantuan.
"Mengapa ibu berbicara kepada Raffi Ahmad, sebenarnya semuanya baik, teman-temannya almarhum semua baik," katanya.
"Tapi yang selalu diingat ibu adalah pesan Jupe saat itu di rumah sakit, 'Ibu, kalau terjadi apa-apa hubungi A Raffi Ahmad saja,' jadi ibu teringat," kata Sri Wulansih mengenang perkataan putrinya yang telah meninggal.
Di sisi lain, situasi keuangan yang semakin memburuk memaksa Sri Wulansih untuk mengambil keputusan berat. Ia rencananya akan menjual dua unit apartemen milik Julia Perez yang terletak di kawasan Cawang, MT Haryono.
Tindakan tersebut diambil karena ia tidak mampu lagi memenuhi biaya iuran pengelolaan lingkungan (IPL) yang harus dibayarkan secara berkala.
"Raffi Ahmad, tolong ibu. Ada warisan dari Jupe yang sudah tiada. Ada dua unit apartemen di Cawang, MT Haryono, ibu ingin menjual yang dua unit itu bersama Raffi," ujar Sri Wulansih sambil menangis.
"Mama tidak mampu membayar, apalagi setiap tiga bulan sekali mama harus membayar IPL kebersihan sebesar Rp6 juta, dari mana uang mama?" kata Sri Wulansih sambil menangis.
Keadaan ini menunjukkan bahwa di balik perhatian publik, Sri Wulansih sedang berjuang menghadapi tekanan finansial sambil menjaga kenangan tentang putrinya yang sangat dicintai. (Tribun Trends/Tribunnews Bogor)