Iklan

Mencari Keuntungan dari Roti Tanpa Pengawet

Sunday, March 29, 2026, 8:00 AM WIB Last Updated 2026-03-29T02:37:16Z

.CO.ID - JAKARTA.Apa yang biasa dilakukan sehari-hari ternyata bisa menjadi peluang bisnis. Seperti yang dirasakan Lutfia, yang sering menyediakan bekal untuk anak dan keluarganya, menjadi inspirasi untuk memulai usaha Morning Bites, merek produk roti tanpa bahan pengawet.

Oleh karena itu, ia memulai bisnis pembuatan roti yang diklaim sehat karena tanpa bahan pengawet sejak tahun 2023. Terlebih lagi, saat itu perempuan yang akrab dipanggil Fia ini melihat peluang pasar untuk roti sehat tanpa pengawet sangat menjanjikan.

Ide bisnis ini lahir dari kebiasaan menyiapkan sarapan untuk keluarga serta bekal anak. Sarapan yang dipilih sederhana, seperti roti, namun tetap bergizi dan dibuat sendiri di rumah, sebagai pilihan lain dari kebiasaan membeli di toko kelontong," katanya kepada , Kamis (12/3).

Menariknya, Lutfia memulai usaha ini tanpa modal yang besar di awal. Ia memanfaatkan sistempre-order(PO) H-1, dan pembayaran dilakukan terlebih dahulu oleh pelanggan. Dengan sistem ini, ia mampu memastikan produk tetap segar ketika sampai kepada konsumen serta mengurangi kemungkinan sisa stok.

Agar sasaran lebih tepat, ia menargetkan pasar keluarga kecil dan ibu bekerja yang menginginkan kemudahan tetapi masih memperhatikan aspek kesehatan.

"Menu sarapan tetap sederhana dan disukai anak-anak, namun lebih bergizi karena dibuat secara tradisional tanpa bahan pengawet atau menggunakan ragi alami," katanya.

Untuk hidangan yang tersedia, The Morning Bites menyediakan berbagai pilihan, sepertiroti sourdough kayu, roti sourdough lembut, roti garam, dan cinnamon roll. Sampai saat ini, hidangan yang paling diminati dan sering dicari oleh pelanggan adalahsoft sourdough, cranberry cheese, dan salt bread. 

Mengenai harga, Lutfia menetapkan angka yang bersaing untuk kualitas bahan premium yang disajikan. Meskipun memiliki toko fisik yang strategis di jalur pelari pagi pada akhir pekan, dia mengakui, sebagian besar pesanan masih lebih banyak datang dari saluran digital.

"Penjualan paling banyak dilakukan secara online. Mayoritas pelanggan berasal dari daerah perumahan di sekitar lokasi toko, tetapi untuk pemesanan kebanyakan dilakukan melalui WhatsApp atau Instagram," katanya.

Perkembangan bisnis The Morning Bites tergolong cukup pesat. Lutfia mengungkapkan, pada tahun pertama, ia masih fokus pada tahap penelitian dan pengembangan. Selanjutnya, di tahun kedua, kinerja bisnisnya mulai menunjukkan hasil yang positif dengan pertumbuhan yang mencolok.

"Tahun kedua mulai menunjukkan pendapatan yang cukup besar, tumbuh hingga 80% hingga saat ini, sebulan penjualan bisa mencapai belasan juta," katanya.

Berikut adalah beberapa variasi dari teks tersebut: 1. Di masa depan, ia menegaskan, tidak ingin terburu-buru dalam melakukan ekspansi yang besar. Hal ini karena masih fokus pada peningkatan kualitas rasa serta pengembangan fasilitas toko demi pelayanan yang lebih baik. 2. Ia memastikan, di masa mendatang, tidak akan terburu-buru dalam mengembangkan bisnis secara besar-besaran. Alasannya adalah tetap berfokus pada kualitas rasa dan meningkatkan fasilitas toko agar layanan semakin maksimal. 3. Untuk langkah berikutnya, ia menekankan pentingnya tidak tergesa-gesa dalam melakukan ekspansi besar. Karena saat ini masih fokus pada peningkatan kualitas rasa serta fasilitas toko guna memberikan pelayanan yang lebih baik. 4. Ia menyatakan bahwa di masa depan, tidak akan segera melakukan ekspansi besar. Sebab, prioritas utamanya adalah menjaga kualitas rasa dan meningkatkan fasilitas toko agar layanan bisa lebih optimal. 5. Dalam perencanaan ke depan, ia memutuskan untuk tidak terburu-buru dalam melakukan ekspansi besar. Hal ini dilakukan karena masih fokus pada peningkatan kualitas rasa dan fasilitas toko agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.dine in.

Komentar

Tampilkan