Iklan

Ayah Dony Tri Pamungkas Pernah Tukang Tambal Ban, Ibu Ungkap Alasannya Tetap Jualan

Monday, March 30, 2026, 12:20 PM WIB Last Updated 2026-03-30T02:57:01Z
Ayah Dony Tri Pamungkas Pernah Tukang Tambal Ban, Ibu Ungkap Alasannya Tetap Jualan
Ringkasan Berita:
  • Ibu dari Donny Tri Pamungkas, Saparti (56), merasa bangga karena anaknya tampil dalam Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026.
  • Meskipun berhasil, Saparti tetap menjalani kehidupan yang sederhana dengan berdagang es kelapa, sebagai pengingat akan perjuangan dalam mendidik anak-anaknya.
  • Saparti memiliki tiga anak, dua di antaranya pesepak bola; suaminya, Slameto, telah meninggal pada 2022.
 

Laporan Wartawan , Zharfan Muhana

, KLATEN - Sebuah rumah sederhana berdiri di tepi jalan desa, dengan spanduk bertuliskan es kelapa di Dukuh Tegalrejo, Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. 

Rumah tersebut, merupakan kediaman Saparti (56). Ia merupakan ibu kandung dari pemain sepak bola tim nasional (Timnas) Donny Tri Pamungkas. 

Saat ditemui , Saparti mengaku bangga atas prestasi anak bisa main di Timnas Indonesia saat berhadapan dengan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026).

"Ya, perasaannya sebagai orang tua benar-benar sangat bangga sekali," ujarnya saat ditemui Sabtu (28/3/2026).

Ia mengaku tak menyangka, anaknya akan bermain membela Timnas senior. 

"Karena saya enggak menyangka sebenarnya, kalau Donny itu sudah bisa main di timnas senior ini. Alhamdulillah sekali," tambahnya. 

Saparti pada malam itu, mendukung Sang putra melalui layar kaca di rumah. 

"Puas dengan permainan anak saya, ya dengan Donny Pamungkas sudah memberikan yang terbaik lah," ucapnya. 

Tetap Berjualan Es Degan

Meski sang putra telah sukses, Saparti tetap memilih hidup sederhana dengan berjualan es kelapa atau degan. 

"Ya itu (aktivitas) selalu melanjutkan jualan es kelapa yang saya buat itu, karena hasil dari itu juga dulu yang untuk memperjuangkan anak-anak itu juga," jelasnya. 

"Sampai sekarang tetap saya pertahankan sampai kapanpun. Selagi Ibu masih diberi kesehatan, tetap jualan es kelapa," tambahnya. 

Ia memaparkan, saat ini kehidupannya sudah ditopang ketiga anak. 

"Tapi saya tetap harus mengingat perjuangan saya, itu dari jualan itu (es kelapa). Bapaknya (dulu) tambal ban, ibu itu (asalnya) enggak punya," ucapnya. 

Sang ayah sendiri, yakni Slameto sudah meninggal pada 2022.

Dengan keberanian melihat potensi anaknya, ia selalu memberikan dukungan dan dana.

Saparti memiliki tiga orang anak laki-laki, di antaranya dua orang yang terlibat dalam dunia sepak bola.

Selain Donny yang merupakan anak bungsu, Joko Sasongko, anak pertama Saparti juga berprofesi sebagai pemain sepak bola.

(*) 

Komentar

Tampilkan