- Venice kembali menjadi perhatian dalam bursa transfer Eropa setelah berita kuat mengatakan bahwa pemain muda mereka, Issa Doumbia, hampir pasti bergabung dengan klub Portugal, Sporting CP.
Jumlah transfer yang dibicarakan bukanlah hal kecil, mencapai lebih dari 20 juta euro ditambah insentif yang membuatnya berpeluang menjadi transfer termahal dalam sejarah klub asal Italia itu.
Pemain berusia 22 tahun tersebut tampil mencolok sepanjang musim lalu saat bermain bersama Venezia di Serie B.
10 gol dan 6 assist yang dicatatkan oleh lini tengah menjadikannya sebagai salah satu mesin utama dalam keberhasilan tim meraih promosi ke Serie A.
Kinerja tersebut juga membuka peluang bagi Doumbia untuk diperhatikan oleh berbagai klub besar Eropa yang mulai mengirimkan agen pencari bakat secara intensif.
Perjalanan Doumbia tergolong menarik. Ia berpindah ke Venezia dari AlbinoLeffe di Serie C pada 2024 dengan nilai transfer sekitar EUR 1 juta.
Pada masa itu, ia belum terkenal di kalangan publik, tetapi manajemen Venezia melihat potensi besar pada dirinya. Keputusan tersebut ternyata benar karena dalam waktu singkat, nilai pemain tersebut meningkat secara signifikan.
Meski mengalami kesulitan untuk masuk ke tim inti di awal karier nya di Serie A, Doumbia tidak menyerah.
Ia secara perlahan berkembang, khususnya setelah kembali bermain di Serie B. Dibawah bimbingan pelatih Giovanni Stroppa, perannya sebagai gelandang yang bergerak dari kotak ke kotak semakin dewasa.
Ia terkenal tangguh dalam pertandingan fisik, agresif saat memperebutkan bola, serta efisien dalam mendukung serangan dari barisan kedua.
Keadaan ini mendorong sejumlah klub untuk mulai bergerak. Beberapa tim seperti Club Brugge, Celtic, Espanyol, serta Southampton pernah dilaporkan menunjukkan ketertarikan.
Di Italia, beberapa klub dari Serie A juga dilaporkan mengawasi perkembangan pemain tersebut. Namun, Sporting CP adalah pihak yang paling cepat melakukan tindakan nyata.
Klub asal Lisbon itu dilaporkan menyiapkan paket transfer sekitar 20 juta euro ditambah insentif hingga 6 juta euro, di mana sebagian dari komponen tersebut mudah dicapai.
Sporting memang terkenal sebagai klub yang giat dalam mengembangkan pemain muda dan menjualnya kembali dengan harga mahal, sehingga Doumbia dianggap sesuai dengan proyek mereka.
Untuk Venezia, transfer ini tidak hanya menghadirkan keuntungan finansial yang besar, tetapi juga menjadi bukti keberhasilan strategi klub dalam memunculkan bakat pemain.
Dari investasi kecil di Liga C, mereka kini berpeluang memperoleh keuntungan yang jauh lebih besar dalam waktu dua musim saja.
Jika kesepakatan ini benar-benar selesai, Issa Doumbia akan melanjutkan perjalanan karier di Portugal dan menghadapi tantangan baru di tingkat Eropa yang lebih ketat, sementara Venezia kembali menunjukkan kepiawaiannya sebagai salah satu klub yang tangguh dalam mengelola bakat muda.