Liputan Jurnalis, Fauzi Alamsyah
Ringkasan Berita:
- Rien Wartia Trigina mengakhiri perdamaian dengan mantan asisten rumah tangganya, Herawati, yang menuduhnya melakukan penganiayaan.
- Erin memutuskan untuk melanjutkan proses hukum.
- Erin mengatakan bahwa memilih untuk berdamai saat ini justru dianggap sebagai pengakuan terhadap tuduhan yang diajukan.
, JAKARTA- Rien Wartia Trigina atau Erin tidak mengambil langkah untuk membuka pintu perdamaian dengan mantan asisten rumah tangga (ART) nya, Herawati, terkait dugaan tindakan kekerasan yang menjadi topik perbincangan publik.
Erin memutuskan untuk melanjutkan proses hukum karena merasa tuduhan yang dialaminya telah merusak nama baik dan citranya.
"Saya bukan tidak ingin damai, tetapi reputasi saya telah rusak," ujar Erin dilansir dari kanal YouTube Intens Investigasi, Kamis (21/5/2026).
Menurut Erin, jika ia meminta maaf atau memilih untuk berdamai saat ini, hal itu justru dianggap sebagai pengakuan terhadap tuduhan yang diajukan.
"Jika saya meminta maaf berarti saya mengakui bahwa saya melakukan hal ini. Tidak, bukan begitu," katanya.
Erin juga mengungkapkan keinginan untuk memberikan pelajaran kepada pihak-pihak yang dianggap menyebarkan fitnah.
"Supaya ada efek jera juga bagi orang-orang yang suka menyebarkan fitnah," lanjut Erin.
Saat ini, Erin dilaporkan telah mengajukan dua laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan pencemaran nama baik serta pelanggaran Undang-Undang ITE.
Trauma, Erin Mengatakan Nama Baiknya Rusak
Mantan istri Andre Taulany ini juga mengakui mengalami tekanan psikologis setelah dituduh melakukan kekerasan terhadap mantan pembantu rumah tangganya, Hera.
Erin merasa reputasinya rusak setelah berbagai tuduhan yang diungkapkan oleh mantan asisten rumah tangganya menyebar di media sosial.
"Reputasi saya telah rusak. Teman-teman saya mulai menilai saya secara negatif karena framing seperti ini," ujar Erin, dilansir dari kanal YouTube Intens Investigasi, Kamis (21/5/2026).
Mantan istri komedian Andre Taulany menyangkal keras tuduhan mencakar, mencekik, dan menendang asisten rumah tangga seperti yang beredar di media sosial.
"Katanya saya menggaruk, menjerat, menendang, bahkan mengacungkan pisau. Itu sangat berlebihan dan fitnah yang luar biasa," katanya.
Akibat kejadian tersebut, Erin mengakui mengalami dampak psikologis yang cukup berat karena merasa dihujat oleh masyarakat secara tidak adil.
"Secara mental saya sangat terkena karena dihina hingga ke seluruh Indonesia," kata mantan istri Andre Taulany ini.
Meski demikian, Erin memutuskan mengajukan masalah tersebut melalui jalur hukum agar kenyataan sebenarnya dapat terungkap.