Iklan

Manajemen Megamas Pastikan Karyawan Selamat dan Meninggal

Monday, May 18, 2026, 5:14 PM WIB Last Updated 2026-05-17T22:21:03Z
Manajemen Megamas Pastikan Karyawan Selamat dan Meninggal
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran di Megamall Manado, malam Sabtu, 16 Mei 2026.
  • Lima orang menjadi korban, salah satunya meninggal dunia.
  • Lima korban adalah karyawan dari Megamall.

, Manado- Tim Manajemen Megamas Manado memastikan bahwa lima korban kejadian kebakaran di Megamall, pada malam Sabtu 16 Mei 2026, semuanya adalah karyawan atau staf pusat perbelanjaan tersebut.

Manajemen Megamas, Amelia Tungka mengatakan hal itu.

"Mereka adalah karyawan mal, staf teknik," kata Amelia setelah evakuasi korban.

Dikatakan, lima korban yang salah satunya meninggal dunia berada di lantai paling atas.

"Mereka awalnya berada di bawah, kemudian naik ke atas untuk mencoba memadamkan api dari air pendingin kami yang ada di puncak," kata Amelia.

Amelia mengatakan, bencana tersebut menimpa seluruh keluarga besar Megamas. Mulai dari manajemen hingga karyawan.

"Kami tidak pernah menginginkan kejadian seperti ini," ujarnya dengan sedih.

Terhadap hal tersebut, Amelia memastikan bahwa Megamall Manado masih belum beroperasi hingga waktu yang belum ditentukan.

"Untuk operasional kita lihat nanti, bagaimana kondisinya," tambahnya.

Daftar Korban

Lima orang dilaporkan menjadi korban dari kebakaran yang terjadi di pusat perbelanjaan Megamall Manado, pada hari Sabtu tanggal 16 Mei 2026.

Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid mengatakan, lima korban terjebak di lantai atas lokasi kebakaran.

Satu korban, seorang wanita meninggal. Empat korban lainnya, seluruhnya laki-laki, selamat.

Empat korban yang selamat, menurut pernyataan kapolresta setelah evakuasi adalah:

Stenly

Gilbert Sanger

Adit Rumese

 Nando Tara

Empat orang warga tersebut selamat tanpa mengalami luka bakar. Saat ini mereka sedang menerima perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Manado.

Sementara itu, korban meninggal bernama Pricilia Tamawiwy. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal di lokasi tersebut.

Jenazah Pricilia juga dikirim ke RS Bhayangkara Manado guna menjalani prosedur lebih lanjut.

"Kami menyampaikan belasungkawa atas korban yang meninggal," ujar Irham.

Terhadap hal tersebut, Kapolresta Manado mengatakan bahwa Megamall masih belum dapat beroperasi.

"Terkait kejadian ini, situasi tetap seperti biasa, menunggu hasil penyelidikan," katanya lagi.

Kepala Kepolisian Kota menyampaikan bahwa penyebab kebakaran dan sumber api masih belum dapat dipastikan.

"Kami belum dapat memastikan. Demikian pula besarnya kerugian. Masih akan diteliti lebih lanjut," katanya lagi.

Ia memastikan, pengujian TKP akan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 17 Mei 2026. Prosedur ini akan melibatkan tim gabungan dari Dirkrimum dan Bidlabfor Polda Sulut serta Reskrim Polresta.

(/Ndo)

Ikuti Channel WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk mendapatkan pembaruan lebih lanjut mengenai berita terpopuler lainnya.

Komentar

Tampilkan