Iklan

DPRD Pasuruan Mengapresiasi Transparansi Seleksi Perangkat Desa Ngerong via Live Streaming

Sunday, May 17, 2026, 4:09 PM WIB Last Updated 2026-05-17T07:02:40Z
DPRD Pasuruan Mengapresiasi Transparansi Seleksi Perangkat Desa Ngerong via Live Streaming

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN– Pelaksanaan pemilihan perangkat desa di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan mendapatkan apresiasi dari DPRD Kabupaten Pasuruan.

Sistem ujian yang disiarkan langsung melalui live streaming dianggap sebagai tindakan yang baik dalam mewujudkan kejujuran dan keterbukaan terhadap publik.

Pemilihan Pelaksana Teknis Kewilayahan Dusun (Kasun/Kawil) Dusun Kecicang dilakukan di Gedung MTs NU Raden Rahmat Ngerong.

Berbeda dengan pelaksanaan seleksi perangkat desa yang biasanya dilakukan, seluruh tahapan ujian di Desa Ngerong bisa dilihat langsung oleh masyarakat melalui platform video secara live.

Tindakan tersebut diambil guna memastikan proses seleksi berlangsung secara objektif, kompeten, dan tidak terpengaruh oleh campur tangan pihak lain.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat menganggap transparansi tersebut penting dalam menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilihan pegawai pemerintahan desa.

"Penyelenggaraan seleksi perangkat desa yang disiarkan secara langsung merupakan tindakan yang baik dalam mewujudkan kejelasan dan ketransparanan bagi masyarakat," ujarnya, Jumat (15/5/2026).

Disebutkan Samsul, panggilan akrab Ketua DPRD, proses yang dapat dilihat langsung, masyarakat dapat melihat bahwa tahapan seleksi berjalan adil, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, kejelasan dalam proses pemilihan merupakan hal yang penting agar peserta yang diterima benar-benar memiliki kemampuan dan kualifikasi yang memadai.

Ia juga menghargai panitia seleksi serta seluruh pihak yang terlibat karena telah memelihara integritas dalam penyelenggaraan ujian perangkat desa.

"Kami menghargai panitia serta seluruh pihak yang berkomitmen menjaga kejujuran dalam penyelenggaraan ujian perangkat desa. Kejelasan seperti ini penting dalam membangun kepercayaan masyarakat," katanya.

Samsul berharap sistem perekrutan yang terbuka seperti yang diterapkan oleh Desa Ngerong bisa menjadi teladan bagi desa-desa lain di Kabupaten Pasuruan.

"Kami berharap di masa depan, sistem pemilihan yang transparan dan profesional seperti ini dapat menjadi contoh teladan bagi desa-desa lain agar menghasilkan aparatur desa yang berkualitas, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Ngerong Jemik Sadiman menyampaikan bahwa live streaming merupakan salah satu inovasi yang dilakukan panitia guna menjaga kejelasan dan mengurangi kemungkinan campur tangan selama proses pemilihan berlangsung.

"Ini adalah salah satu inovasi yang dilakukan oleh panitia. Kami berharap masyarakat dapat turut mengawasi pelaksanaan ujian secara langsung agar prosesnya benar-benar transparan," katanya.

Selain disiarkan secara langsung, penyelenggaraan ujian juga bekerja sama dengan tim penguji dari Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan untuk memastikan proses penilaian berjalan secara objektif dan profesional.

Jemik menambahkan, sejak awal pembentukan panitia ia telah memperingatkan agar seluruh tahap seleksi dilakukan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

"Saya sudah memberi peringatan sejak awal kepada panitia untuk berhati-hati dan tidak melanggar aturan. Alhamdulillah seluruh proses berjalan dengan lancar," katanya.

Berdasarkan hasil seleksi, peserta dengan nama Moh Arief Indra Utama berhasil memperoleh skor tertinggi yaitu 79.

Posisi berikutnya diisi oleh Fajrul Falah dengan skor 77, Helmi Nopriyadi 71, Rofiatul Akdaniah 69, serta Hanim Suwesti 67.

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

Komentar

Tampilkan