Iklan

Bernardo Tavares Bocorkan Celah Persebaya, Buat Kecewa, Bisa Jadi Masalah Lawan Persik!

Sunday, May 17, 2026, 3:44 PM WIB Last Updated 2026-05-17T07:02:40Z

bali., PADANG - Persebayameledak di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (15/5) sore.

Menghadapi tuan rumah Semen PadangPukul 15.30 WIB atau 16.30 WITA dalam pertandingan pembuka pekan ke-33 Super League 2025-2026, Persebaya meraih kemenangan telak dengan skor 0 – 7.

Meski meraih kemenangan yang jelas, pelatih Persebaya Bernardo Tavares tidak merasa puas dengan penampilan tim The Green Force.

Bernardo Tavaresjustru melihat beberapa catatan yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi Persik dalam pertandingan terakhir kompetisi Super League musim ini.

"Skornya memang tinggi, tetapi pertandingannya tidak se mudah itu," kata Bernardo Tavares dilansir dari situs klub.

Pelatih PSM Makassar yang dulu pernah menjabat ini mengungkapkan penurunan respons pemain saat kehilangan bola di menit akhir babak pertama.

Menurut Bernardo Tavares, keadaan tersebut tidak boleh terjadi lagi saat menghadapi lawan yang memiliki sifat berbeda seperti Persik.

Kami kurang maksimal dalam merespons saat kehilangan bola pada 10 hingga 15 menit terakhir babak pertama.

"Jika hal itu terulang saat melawan Persik, kami bisa menghadapi masalah," ujar Bernardo Tavares.

Tim Bajol Ijo tampil unggul meskipun berlaga di kandang lawan, Stadion Haji Agus Salim, Padang.

Data menunjukkan bahwa Bruno Moreira dan rekan-rekannya mencatatkan 49 persen penguasaan bola.

Dari 19 tembakan yang dilakukan, 10 di antaranya mengenai sasaran. Green Force juga mencatatkan 12 peluang yang tercipta serta 47 umpan berhasil ke area sepertiga akhir pertahanan lawan.

Pelatih asal Portugal tersebut menganggap gol ketiga dan keempat sebagai titik yang benar-benar mengakhiri perlawanan Semen Padang.

Selanjutnya, permainan sepenuhnya berada di tangan Persebaya.

Pada babak pertama, Persebaya berhasil memasukkan bola ke gawang Semen Padang yang dijaga oleh Ade Kristiano, dengan dua gol yang dicetak oleh Francisco Rivera pada menit ke-15 dan Catur Pamungkas di menit ke-18.

Lima gol lainnya tercipta di babak kedua.

Kapten Persebaya, Bruno Moreira, mencetak gol ketiga tim Bajol Ijo di awal pertandingan pada menit ke-49.

Pemain depan Persebaya Mihailo Perovic menciptakan gol keempat The Green Force pada menit ke-62.

Penghargaan pantas diberikan kepada Bruno Paraiba yang berhasil mencetak hattrick dalam pertandingan tersebut dengan mencetak gol ke gawang Semen Padang pada menit ke-67 melalui tendangan penalti di menit ke-73 dan 90+2.

Kemenangan besar ini meningkatkan peringkat Persebaya menjadi posisi keempat dengan total 55 poin, didapat dari 15 kali menang, 10 kali imbang, dan delapan kali kalah.

Semen Padang yang turun ke Liga 2 musim depan berada di peringkat ke-17 dengan 20 poin, didapat dari lima kali menang, lima kali imbang, dan 23 kali kalah.(lia/JPNN)

Komentar

Tampilkan