Lihat kunci jawaban Biologi kelas 12 SMA/MA berdasarkan Kurikulum Merdeka versi terbaru tahun 2022.
Berikut ini adalah kunci jawaban yang bisa digunakan sebagai bahan penilaian pembelajaran.
Siswa perlu menyelesaikan tugas secara mandiri terlebih dahulu sebelum memeriksa jawaban yang benar.
Di buku Biologi untuk siswa SMA kelas 12 berdasarkan Kurikulum Merdeka, terdapat pekerjaan di halaman 164, 165, dan 166.
Tugas tersebut terdapat di Bab 3 yang berjudul Evolusi.
Siswa diwajibkan menyelesaikan tugas dalam Aktivitas 3.21 yang membahas organ sisa pada tubuh manusia, Aktivitas 3.22 mengenai Kladogram, serta Aktivitas 3.23 tentang Kladogram DNA.
Lengkapnya, berikut jawaban lengkap mata pelajaran Biologi kelas 12 SMA/MA berdasarkan Kurikulum Merdeka versi terbaru tahun 2022.
Aktivitas 3.21
Organ Sisa di Tubuh Manusia
1. Silakan baca artikel yang tersedia di tautan berikut ini.
https://biologimediacentre.com/10-sisa-organ-yang-tak-bergunapada-manusia/
2. Buatlah ringkasan dari isi bacaan dalam artikel tersebut dalam bentuk peta pikiran.
3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.
a. Mengapa organ-organ sisa tertentu terdapat dalam tubuh manusia?
Jawaban:
Dalam bahan bacaan yang disajikan, dijelaskan beberapa organ yang tersisa pada tubuh manusia.
Organ yang tersisa adalah organ yang mampu meregenerasi dirinya sendiri karena organ tersebut jarang atau bahkan tidak pernah digunakan oleh manusia.
Keberadaan organ tersebut tidak mengganggu fungsi organ dan sistem tubuh manusia.
b. Apakah organ yang tersisa tersebut bisa digunakan sebagai bukti perubahan evolusi dan dianggap sebagai organ yang sudah tidak berfungsi lagi? Berikan pendapat.
Jawaban:
Ya, organ sisa bisa digunakan sebagai salah satu bukti perubahan evolusi karena keberadaan organ tersebut pasti diatur oleh gen yang memiliki urutan serupa dengan organisme lain yang memiliki organ yang sama serta berfungsi secara optimal.
APA ITU ORGAN SISA PADA TUBUH MANUSIA
Organ yang tersisa (atau sering disebut sebagai organ vestigial) merupakan bagian tubuh manusia yang masih terdapat namun telah kehilangan fungsinya utama atau tidak lagi melakukan fungsi aslinya akibat proses evolusi.
Dulunya, organ-organ ini sangat bermanfaat bagi leluhur kita dalam bertahan hidup, tetapi akibat perubahan gaya hidup dan pola makan sepanjang jutaan tahun, organ-organ tersebut kini berkurang ukurannya atau sudah tidak diperlukan lagi.
Beberapa contoh yang terkenal antara lain:
Apendiks (Usus Buntu): Dulu dipercaya berperan dalam mencerna serat tumbuhan yang keras.
Tulang ekor: Sisa tulang yang digunakan leluhur sebagai alat untuk menjaga keseimbangan.
Susu Taring: Berfungsi untuk mengunyah makanan mentah dan keras; kini seringkali tidak cukup muat di rahang manusia saat ini.
Otot Pemenggerak Telinga: Beberapa individu masih mampu menggerakkan telinga mereka, meskipun kini kita tidak lagi memerlukan kemampuan tersebut untuk mengenali ancaman.
Aktivitas 3.22
Membuat Kladogram
1. Perhatikan hubungan antara tabel hasil pengamatan persamaan dan gambar kladogram di bawah ini.
2. Cari hubungan antara kedua gambar tersebut dengan membahasnya bersama teman-teman kalian.
Jawaban:
Berdasarkan data pengamatan, berikut kaitan antara tabel dengan hasil kladogram.
Kladogram dibuat berdasarkan tingkat kesamaan pada organisme yang dianalisis. Misalnya, macan tutul dan kura-kura, jika dilihat dalam tabel kesamaan, menunjukkan empat ciri yang serupa dan satu ciri yang berbeda.
Karena itu, ketika digambarkan dalam kladogram, macan tutul dan kura-kura terlihat berada di dekat satu sama lain dalam satu cabang.
Namun, jika dibandingkan antara macan tutul dan lancelet, terlihat dari tabel bahwa tidak ada kesamaan ciri antara keduanya.
Karena itu, jika digambarkan dalam kladogram, macan tutul dan lancelet berada di cabang yang berbeda dengan jarak yang sangat jauh.
3. Untuk menguji kembali pemahaman kalian tentang kladogram, lakukan pengamatan dan identifikasi ciri-ciri yang sama pada tabel berikut.
Jawaban:
4. Setelah kalian mengisi tabel persamaan karakter di atas, lengkapi diagram kladogram berikutnya.
Jawaban:
5. Beri tahu guru, apakah diagram filogenik yang dibuat sudah benar.
Aktivitas 3.23
Membuat Kladogram
Misalkan terdapat empat jenis spesies, yaitu A, B, C, dan D dengan urutan DNA sebagai berikut.
A– GCTTGTCCGTTACGAT
B – ACTTGTCTGTTACGAT
C – ACTTGTCCGAAACGAT
D – ACTTGACCGTTTCCTT
Buatlah pohon filogeni atau kladogram yang menunjukkan hubungan kekerabatan antara keempat spesies tersebut berdasarkan kesamaan materi genetiknya.
Jawaban:
Diketahui susunan DNA berikut ini.
A-GCTTGTCCGTTACGAT
B-ACTTGTCTGTTACGAT
C- ACTTGTCCGAAACGAT
D-ACTTGACCGTTTCCTT
Jawaban:
Berdasarkan urutan DNA, pohon filogeni dapat digambarkan melalui langkah-langkah berikut.
a. Identifikasi perbedaan urutan DNA. Perbedaan ini disebut sebagai jarak genetik. Berdasarkan urutan DNA yang telah diberikan, berikut adalah jarak genetik antara taksa-taksa tersebut.
b. Selanjutnya, temukan dua takson yang memiliki hubungan terdekat atau memiliki jarak genetik terpendek.
Berdasarkan tabel di atas, jarak taksa A dan B adalah yang terdekat karena hanya terdapat dua perbedaan urutan DNA.
c. Mulailah pohon filogeni ini dengan cabang yang menghubungkan A dan B. Setiap cabang harus memiliki panjang yang sama sehingga jaraknya dibagi dua. Dengan demikian, 2 ÷ 2 = 1.
d. Berikutnya, perkirakan jarak antara unit AB dengan takson lainnya.
e. Hitung jarak rata-rata antara AB dengan C. Jarak antara A dan C adalah 3. Jarak antara B dan C adalah 3. Oleh karena itu, rata-rata jarak AB ke C adalah 3.
f. Hitung jarak rata-rata antara AB dengan D. Jarak dari A ke D adalah 5 dan jarak dari B ke D juga 5. Dengan demikian, rata-ratanya adalah 5.
g. Karena jarak AB ke C lebih pendek dibandingkan jarak AB ke D, maka C ditempatkan setelah A dan B pada pohon tersebut. Setiap cabang (cabang AB dan cabang C) memiliki panjang sebesar 1,5.
h. Terakhir, perkirakan jarak antara ABC ke D. Jarak dari A ke D adalah 5, jarak B ke D = 5, dan jarak C ke D = 6. Oleh karena itu, rata-rata jarak ABC ke D adalah 5,3. Dengan demikian, panjang cabang D adalah 5,3 ÷ 2 = 2,7.
Disclaimer
Jawaban di atas merupakan pilihan alternatif, sehingga siswa dapat memberikan penjelasan atau jawaban yang berbeda.
Jawaban dari soal di atas mungkin berbeda tergantung pada pemahaman guru atau siswa.
(/TribunBali.com)