Iklan

Kualitas udara tiga kota ini hari ini tidak sehat

Saturday, April 11, 2026, 8:58 PM WIB Last Updated 2026-04-11T00:34:14Z

Kualitas udara di Surabaya tercatat paling buruk di Indonesia pada pagi hari ini. Menurut laporan situs IQAir pukul 07.05 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Surabaya melebihi 150, yang termasuk dalam kategori tidak sehat. Tangerang Selatan dan Jakarta juga berada dalam kategori serupa.

Dalam kondisi kualitas udara yang buruk, masyarakat umumnya, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru-paru, lebih mudah mengalami dampak negatif terhadap kesehatan.

"Ketika kualitas udara termasuk tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang rentan, bisa mulai mengalami dampak pada kesehatan," demikian penjelasan IQAir pada Selasa (7/4).

IQAir menyarankan agar warga mengurangi kegiatan di luar ruangan pada situasi saat ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali memperingatkan masyarakat untuk menggunakan masker, terutama bila berada di area dengan tingkat polusi udara yang tinggi.

Berikut adalah lima kota di Indonesia yang memiliki kualitas udara terburuk pada pagi hari ini:

  1. Surabaya, Jawa Timur, memiliki angka AQI sebesar 184 yang termasuk dalam kategori tidak sehat.
  2. Tangerang Selatan, Banten, memiliki angka AQI sebesar 179 yang termasuk dalam kategori tidak sehat.
  3. Jakarta, dengan angka AQI 153 atau berada dalam kategori tidak sehat
  4. Kota Bandung, Jawa Barat, memiliki angka AQI sebesar 102 atau dalam kategori tidak sehat untuk kelompok rentan
  5. Tangerang, Banten, memiliki angka AQI sebesar 94 atau berada dalam kategori sedang

Di sisi lain, Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah memiliki kualitas udara terbaik pagi ini dengan skor AQI 38. Skor AQI tersebut menunjukkan bahwa kualitas udara Palangkaraya termasuk baik. Berikutnya adalah Kota Pekanbaru di Riau dengan skor AQI 51, namun berada dalam kategori sedang.

Kualitas udara yang cukup baik dianggap sebagai momen yang cocok untuk melakukan kegiatan di luar ruangan. "Ini merupakan waktu yang ideal untuk beraktivitas di luar ruangan dengan risiko minimal atau tanpa adanya bahaya dari udara yang dihirup," demikian pernyataan IQAir.

Di tingkat global, kota besar yang memiliki kualitas udara terbaik memiliki skor AQI 0, yaitu Oslo, Norwegia. Selain itu, terdapat pula Stockholm di Swedia dengan skor AQI 4 dan Melbourne di Australia dengan skor AQI 9. Kualitas udara ketiga kota tersebut termasuk dalam kategori baik.

Sebaliknya dengan keadaan tersebut, kualitas udara di Chiang Mai, Thailand, tergolong sangat buruk dan menduduki peringkat terburuk di dunia pagi ini. Berikut daftarnya:

  1. Chiang Mai, Thailand, memiliki angka AQI sebesar 208 atau berada dalam kategori sangat tidak sehat.
  2. Hanoi, Vietnam, memiliki angka AQI sebesar 172 atau berada dalam kategori tidak sehat
  3. Kinshasa, Republik Kongo Demokratik, memiliki skor AQI 157 atau berada dalam kategori tidak sehat
  4. Riyadh, Arab Saudi, memiliki angka AQI 155 yang termasuk dalam kategori tidak sehat
  5. Jakarta, Indonesia, memiliki angka AQI sebesar 153 yang termasuk dalam kategori tidak sehat.

Indeks Kualitas Udara (AQI) mencerminkan tingkat konsentrasi polutan dalam udara yang menggambarkan kategori kualitas udara. Rumus indeks ini memperhitungkan enam jenis polutan utama, yakni PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan.

Nilai AQI keseluruhan pada suatu waktu ditentukan oleh polutan yang paling berbahaya dengan nilai AQI tertinggi. Indeks AQI berkisar antara 0 hingga 500 yang dibagi menjadi enam kategori.

Kategori baik mencakup skor AQI dari 0 hingga 50, kategori sedang berada pada kisaran skor 51 sampai 100, sedangkan kategori tidak sehat untuk kelompok rentan berada dalam skor 101 hingga 150.

Sementara kategori tidak sehat memiliki rentang skor AQI antara 151 hingga 200, kategori sangat tidak sehat berada di kisaran 200 hingga 299, dan kategori berbahaya mencakup rentang 300 hingga 500.

Kualitas udara yang termasuk dalam kategori sangat tidak sehat dapat membahayakan kesehatan bagi beberapa kelompok masyarakat yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara dengan kategori berbahaya dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan manusia.

Komentar

Tampilkan